RELUNG.ID – Suhu di Indonesia tengah terik-teriknya hingga panas sangat pekat selama bulan Oktober berdasarkan keterangan dari BMKG. Nah kalian harus hati-hati dengan kendaraan kalian khususnya roda empat.
Dilansir dari AutoFun ini ada 5 komponen mobil yang harus diwaspadai selama suhu lagi panas-panasnya. Simak dibawah ini :
1. Radiator
Tidak dapat dipungkiri, radiator merupakan garda terdepan dalam menghadapi cuaca panas supaya mesin mobil tidak overheat.
Dalam tugasnya, radiator memanfaatkan udara di depan mobil untuk mendinginkan radiator coolant yang bersirkulasi di dalamnya.
Ketika suhu lingkungan di sekitar mobil sudah tinggi, ditambah mobil harus menghadapi jalan macet, radiator tidak bisa mendapatkan pasokan udara segar.
Hal ini akan menghambat proses pendinginan sehingga disini sangat butuh cairan radiator yang sesuai dengan spesifikasi dan iklim tropis Indonesia.
Baca Juga: AC Mobil Panas saat Macet, Ini 5 Penyebabnya
2. Ban Mobil
Telapak ban yang aus, memiliki risiko meletus karena anyaman kawat baja ban berhubungan langsung dengan permukaan jalan yang sangat panas.
Segera ganti ban mobil ketika batas keausan telapak ban atau Tire Wear Indicator (TWI) sudah terlihat.
Tekanan udara ban yang terlalu rendah juga membuat dinding ban tidak dapat menahan gerakan naik-turun dengan baik, bahkan menekuk kalau terlalu kempis.
Alhasil, defleksi pada dinding ban bakal lebih tinggi dari normal dan berisiko merusak anyaman kawat baja di dinding ban. Ban dapat meletus dalam kondisi pemakaian berat.
3. Rem
Dalam kondisi normal saja, kerja rem mobil sudah berat, apalagi rem mobil tidak punya sistem pelepas panas seperti radiator.
Untuk itu, pastikan sudah menggunakan cairan rem yang sesuai spesifikasi kendaraan dan kebutuhan rem mobil di Indonesia supaya performanya tetap optimal.
Cairan rem tidak boleh berkurang dengan mengecek tabung cadangannya di ruang mesin. Segera tambahkan, namun kalau terlalu sering kurang.
Pastikan pula tidak ada endapan lumpur di dalam tabung untuk mencegah sumbatan dalam sistem rem.
4. AC Mobil
Meskipun tidak terkait langsung dengan kesehatan mobil, AC yang kurang sejuk bisa membuat perjalanan jadi tidak nyaman akibat kegerahan bahkan memicu stres dan emosional di jalan.
Untuk itu, segera cek cairan refrigerant atau freon yang bisa berkurang jika saluran AC bocor sehingga membuat embusan AC tidak dingin.
Debu dari luar dapat terbawa masuk ke dalam mobil hingga akhirnya menutup evaporator, alhasil kemampuan evaporator dalam mendinginkan kabin ikut turun.
Baca Juga: Mau Kredit New Honda City, Ini Caranya
Ganti filter kabin yang kotor untuk menjaga kebersihan evaporator, yang juga menjaga udara AC tetap bersih supaya penumpang nyaman.
4. Oli Mesin
Oli mesin punya peran juga untuk membantu mendinginkan mesin mobil dengan melepaskan panas yang dibawa dari dalam mesin.
Pastikan volume oli mesin tidak berkurang dengan memeriksanya lewat dipstick, jika ternyata berkurang banyak, jangan ditambah dengan oli baru, namun kuras oli tersebut dan ganti dengan yang baru.
Gunakan oli mesin yang sesuai kebutuhan dan spesifikasi mobil Anda supaya oli dapat menunaikan semua tugasnya dengan baik.
5. Kabin Mobil
Saat cuaca panas di Indonesia begitu tinggi, pasti akan mempengaruhi komponen-komponen di dalam kabin mobil, seperti dasbor, jok, dan setir.
Jika terpapar panas berlebih terus menerus, material permukaan komponen-komponen tadi bisa memudar bahkan robek.
Karena itulah sebaiknya hindari parkir di area terbuka untuk waktu yang lama, jika terpaksa, beri penutup tambahan di kaca depan dan jendela, supaya sinar matahari tak langsung menyengat ke area interior.
Semoga bermanfaat

