RELUNG.ID – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional (Divre) III Palembang resmi menutup masa Angkutan Lebaran Idulfitri 1446 H/2025 M yang berlangsung selama 22 hari, mulai 21 Maret hingga 11 April 2025.
Penutupan dilakukan dengan catatan kinerja yang membanggakan, yakni sukses melayani 82.532 penumpang dengan rata-rata 3.751 penumpang per hari dan tingkat okupansi penjualan tiket mencapai 125 persen dari kapasitas tempat duduk yang tersedia.
Manager Humas KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, mengatakan pencapaian tinggi tersebut dipengaruhi oleh meningkatnya minat masyarakat untuk menggunakan moda transportasi kereta api yang dinilai lebih nyaman, bebas macet, ramah lingkungan, serta memiliki tarif yang terjangkau.
“Selama masa angkutan Lebaran, KAI Divre III Palembang melakukan penambahan rangkaian kereta pada beberapa perjalanan, seperti KA Rajabasa relasi Kertapati–Tanjungkarang sebanyak tiga kereta ekonomi (K3), KA Bukit Serelo relasi Kertapati–Lubuklinggau satu kereta ekonomi (K3), dan KA Sindang Marga satu kereta eksekutif (K1),” ujar Aida dalam keterangannya.
Tak hanya dari sisi jumlah penumpang dan okupansi, masa Angkutan Lebaran 2025 ini juga mencatatkan kinerja ketepatan waktu keberangkatan yang mencapai 100 persen, serta ketepatan waktu kedatangan sebesar 94,70 persen. Capaian ini dinilai sebagai salah satu faktor utama yang mendorong masyarakat memilih kereta api sebagai moda transportasi mudik.
“Puncak arus mudik terjadi pada H-2 Lebaran atau Sabtu, 29 Maret 2025, dengan 3.893 penumpang. Sementara puncak arus balik tercatat pada Rabu, 2 April 2025, dengan jumlah penumpang mencapai 4.249 orang,” ungkap Aida.
Adapun stasiun dengan jumlah penumpang tertinggi tercatat di Stasiun Kertapati dengan total 77.477 penumpang, disusul Stasiun Lubuklinggau sebanyak 36.392 penumpang, dan Stasiun Lahat dengan 15.227 penumpang.
Dari sisi volume penumpang per KA, KA Rajabasa (S7) relasi Kertapati–Tanjungkarang menjadi yang tertinggi dengan 20.269 penumpang, disusul KA Bukit Serelo (S10) relasi Lubuklinggau–Kertapati sebanyak 20.176 penumpang.
KAI Divre III Palembang juga menggandeng Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melalui Dinas Perhubungan, Bank Sumsel Babel, dan mitra angkutan batu bara swasta untuk menyukseskan program Mudik Gratis pada 27–28 Maret 2025. Sebanyak 2.544 pemudik diberangkatkan dari Stasiun Kertapati ke sejumlah daerah seperti Muara Enim, Lahat, Tebing Tinggi, Kota Padang, dan Lubuklinggau.
“Program mudik gratis ini bertujuan untuk mengurangi kemacetan lalu lintas di jalan lintas Sumatera dan meningkatkan keselamatan para pemudik selama Lebaran,” jelas Aida.
Di akhir masa angkutan, KAI Divre III Palembang menyampaikan apresiasi kepada seluruh pelanggan, masyarakat, stakeholder, serta unsur TNI/Polri, Forkopimda, BUMD, pihak swasta, media, dan komunitas pencinta kereta api yang turut berkontribusi dalam kesuksesan Angkutan Lebaran 2025.
“Kesuksesan ini adalah hasil kerja keras semua pihak yang terlibat, sehingga perjalanan kereta api dapat berlangsung dengan selamat, aman, lancar, dan terkendali. Mudik Lebaran tahun ini bisa menjadi momen yang tenang dan menyenangkan bagi seluruh penumpang,” tutup Aida. [KPB]

