RELUNG.ID – Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang terus meluas di Sumsel kini menjadi perhatian pemerintah pusat.
Kali ini, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI memberikan bantuan dana siap pakai sebesar Rp4,5 miliar.
Bantuan tersebut tujuannya untuk penanganan Karhutla di Sumsel. Selain itu, Bantuan juga diberikan berupa APD, pompa jinjing, selang, pompa apung, nozel, tenda posko, dan velbet.
Baca Juga: Bukan Sekedar Isi Bensin! Ini 3 Etika Pinjam Mobil Teman
Kepala BNPB RI, Letjend TNI Suharyanto mengatakan, BNPB saat ini terus memprioritaskan penanganan Karhutla di enam provinsi yang setiap tahunnya kerap terjadi karhutla.
Keenam proviinsi ini yaitu Kaltim, Kalteng, Kalsel, Jambi, Riau dan Sumsel.
“Karhutla tahun ini terjadi saat El Nino sehingga terjadi kekeringan yang luar biasa. Ini yang membuat hutan dan lahan semakin rentan terbakar,” katanya.
Baca Juga: Beli Mobil Bekas! Pastikan 3 Komponen Ini Dapat Garansi
Untuk mengantisipasi terjadi karhutla, strategi jangka pendek yang terus dilakukan yakni dengan melakukan pembasahan lahan sehingga tidak mudah terbakar.
“Saat ini memang hutan dan lahan di Sumsel ada yang terbakar. Namun, lebih banyak karhutla yang telah dipadamkan,” terangnya.
Sebelumnya, Gubernur Sumsel, Herman Deru mengatakan, pihaknya telah melakukan peninjauan titik api, khususnya di OKI
Baca Juga: Isuzu Traga 2023 Penantang Terkuat Mitsubishi L300, Ini 3 Keunggulannya
Hal ini merupakan upaya serius dalam penanggulangan kabut asap di Kota Palembang dan sejumlah tempat lainnya akibat karhutla.
“Titik yang terbawa angin yang asapnya menuju Kota Palembang hari ini akan kita tinjau langsung proses pemadamannya doakan hari ini sukses pemadamannya,” pungkasnya.

