Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Bisnis»Sumsel Kebagian Proyek Raksasa Rp26 Triliun, Tol Trans Sumatera Terkoneksi ke Pelabuhan Tanjung Carat
Bisnis

Sumsel Kebagian Proyek Raksasa Rp26 Triliun, Tol Trans Sumatera Terkoneksi ke Pelabuhan Tanjung Carat

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda14/05/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Tol Trans Sumatera, Foto : Dok. Hutama Karya
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Pemerintah pusat mulai mempercepat transformasi Sumatera Selatan (Sumsel) menjadi simpul baru logistik dan industri hilirisasi nasional. Salah satu langkah strategis yang disiapkan adalah pembangunan jalan tol penghubung menuju Pelabuhan Tanjung Carat di Kabupaten Banyuasin dengan nilai investasi mencapai Rp26 triliun.

Proyek besar tersebut akan menghubungkan langsung jaringan Jalan Tol Trans Sumatera dengan kawasan pelabuhan baru yang diproyeksikan menjadi pusat Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) hilirisasi di wilayah timur Sumatera.

Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala BKPM, Todotua Pasaribu, mengatakan pembangunan tol dilakukan melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) bersama PT Hutama Karya.

“Nilai investasinya kurang lebih Rp26 triliun dan pembangunan jalan tol akan berjalan paralel dengan pembangunan pelabuhan,” ujar Todotua usai penandatanganan nota kesepahaman pembangunan tol menuju Pelabuhan Tanjung Carat di Jakarta.

Tol sepanjang sekitar 80 kilometer itu nantinya membentang dari Gerbang Tol Betung hingga kawasan Pelabuhan Tanjung Carat. Kehadiran akses tersebut dinilai akan memangkas biaya logistik serta mempercepat distribusi komoditas unggulan Sumsel seperti batu bara, sawit, hingga hasil hilirisasi industri lainnya.

Selain memperkuat konektivitas, proyek ini juga menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk mengurangi ketergantungan distribusi barang melalui pelabuhan di luar Sumatera Selatan.

Menurut Todotua, pembangunan infrastruktur tersebut bukan sekadar proyek jalan tol biasa, melainkan bagian dari pengembangan ekosistem industri terpadu berbasis hilirisasi.

“Sumsel memiliki potensi komoditas besar. Karena itu kawasan Tanjung Carat nantinya diarahkan menjadi KEK hilirisasi yang terintegrasi dengan pelabuhan dan jaringan logistik nasional,” katanya.

Pemerintah juga telah memasukkan Pelabuhan Tanjung Carat sebagai bagian Proyek Strategis Nasional (PSN). Kawasan ini nantinya dipersiapkan menggantikan peran KEK Tanjung Api-Api yang statusnya telah dicabut pemerintah pusat.

Keunggulan Tanjung Carat dinilai terletak pada lokasinya yang dekat dengan sumber bahan baku industri serta telah didukung infrastruktur energi dan kelistrikan yang memadai.

Selain melibatkan PT Hutama Karya, proyek tersebut juga menggandeng PT Pelindo, PT Bukit Asam, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, serta Kementerian Pekerjaan Umum.

Dalam skema KPBU tersebut, pemerintah akan fokus pada proses pembebasan lahan, sedangkan konstruksi jalan tol dikerjakan Hutama Karya. Pendanaan proyek juga didorong melibatkan dukungan lembaga investasi nasional Danantara bersama konsorsium perbankan nasional.

Pemerintah menargetkan konstruksi awal tol dan pelabuhan dapat dimulai pada tahun ini, sementara pembangunan utama Pelabuhan Tanjung Carat direncanakan berlangsung mulai 2027.[THQ]

Sumsel Tanjung Carat Tol Trans Sumatera
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleEkspor Sumsel Anjlok Hampir 39 Persen, Kenaikan BBM dan Inflasi Jadi Pemicu Utama
Next Article Sapi 1,18 Ton Milik Warga Palembang Terpilih Jadi Hewan Kurban Presiden Prabowo
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Regional

Pelaku Perampokan Mahasiswa di Muratara Ditangkap, Modusnya Berhentikan Mobil Korban

08/10/20264 Views
Regional

Sumsel Masih Berasap, Hujan Ringan Berpotensi Turun di Tiga Wilayah

06/10/20266 Views
Regional

Karhutla Sumatra-Kalimantan Disorot Leonardo DiCaprio

05/10/20265 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,877 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,749 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,723 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?