RELUNG.ID – Provinsi Sumatera Selatan mulai menyiapkan langkah besar untuk menjadikan pariwisata sebagai motor penggerak ekonomi daerah. Melalui peluncuran South Sumatera Charming Events 2026, pemerintah provinsi resmi merilis 200 agenda wisata yang akan digelar sepanjang 2026 di 17 kabupaten/kota. Program masif ini bukan hanya sekadar kalender acara, tetapi strategi jangka panjang untuk menguatkan “brand” pariwisata Sumsel melalui identitas budaya dan kearifan lokal.
Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan, keberhasilan destinasi wisata dunia seperti Bali harus dijadikan pembelajaran penting. Event yang konsisten dan karakter lokal yang tidak terkikis menjadi resep utama menarik jutaan wisatawan.
“Kita harus percaya diri dengan apa yang kita miliki. Kelebihan alam dan budaya kita harus dikemas, bukan ditutupi oleh modernitas yang membuat kita lupa jati diri,” ujarnya pada peluncuran agenda pariwisata 2026, Selasa (18/11/2025).
Deru menegaskan bahwa Sumsel memiliki kekuatan budaya yang unik dan beragam, mulai dari tradisi air Sungai Musi hingga seni daerah yang tumbuh di pelosok kabupaten. Peluncuran event ini menjadi wujud komitmen menjaga kekhasan lokal agar tidak tergeser oleh budaya luar.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumsel, Pandji Tjahjanto, menjelaskan bahwa jumlah event berpotensi bertambah karena pemerintah kabupaten/kota masih mengirimkan usulan kegiatan. Setiap daerah diwajibkan menyumbang satu event unggulan yang mencerminkan karakter khas wilayah masing-masing.
“Tahun depan kita menargetkan 20 juta pergerakan wisatawan. Untuk mencapainya, kolaborasi semua pihak—pemerintah, pelaku pariwisata, komunitas, hingga akademisi—akan diperkuat,” jelas Pandji.
Beberapa agenda unggulan 2026 seperti Festival Sriwijaya, Sriwijaya Ranau Gran Fondo, Dempo Run, hingga festival air dan budaya di sejumlah daerah menjadi tulang punggung kalender wisata ini. Ragam acara ini diharapkan mampu menciptakan pengalaman wisata yang lebih variatif, tidak hanya terpusat di kota besar.
Berikut 17 event unggulan dari tiap kabupaten/kota yang menjadi representasi kekhasan Sumsel:
- Palembang: Festival Perahu Bidar Tradisional
- Muara Enim: Karang Asem Festival
- Musi Banyuasin: Festival Randik
- Banyuasin: Lomba Perahu Hias
- OKU Selatan: Sriwijaya Ranau Gran Fondo
- Empat Lawang: Festival Lan Serasan Sekatenan
- Muratara: Festival Danau Rayo
- Empat Lawang: Festival Serapungan
- OKU Timur: Pemilihan Mulli Merenai
- PALI: Festival Candi Bumi Ayu
- Ogan Ilir: Festival Burai
- Lubuk Linggau: Linggau Fest
- Lahat: Festival Rakit Hias
- Prabumulih: Carnaval Budaya
- OKI: Midang Morge Siwe
- Pagaralam: Dempo Run
- OKU: Pemilihan Bujang Gadis Sebimbing Sekundang

