RELUNG.ID — Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menyiapkan ribuan personel gabungan untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat selama arus mudik Lebaran 2026. Langkah ini dilakukan untuk memastikan perjalanan pemudik berlangsung aman, tertib, dan lancar.
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Selatan, Musni Wijaya, mengatakan sebanyak 1.060 personel gabungan akan dikerahkan di berbagai titik strategis di seluruh wilayah provinsi.
“Dipersiapkan 1.060 personel gabungan untuk mengamankan arus mudik. Kemudian, sebanyak 561 posko Lebaran kami siapkan di seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Selatan,” ujar Musni, Jumat (11/3/2026).
Ratusan posko tersebut akan berfungsi sebagai pusat pemantauan kondisi lalu lintas sekaligus titik pelayanan bagi masyarakat selama periode mudik dan arus balik Lebaran.
Menurut Musni, keberadaan posko juga penting untuk memperkuat koordinasi antarpetugas di lapangan agar penanganan berbagai potensi gangguan perjalanan dapat dilakukan dengan cepat.
“Posko ini nantinya menjadi pusat pengawasan sekaligus pelayanan bagi masyarakat serta tempat koordinasi bagi petugas selama arus mudik berlangsung,” katanya.
Personel yang terlibat berasal dari berbagai unsur, termasuk TNI, Kepolisian Negara Republik Indonesia, serta instansi terkait lainnya yang akan bersinergi mengamankan jalur mudik.
Selain pengamanan, pemerintah daerah juga memastikan kesiapan fasilitas transportasi yang menjadi titik mobilitas masyarakat. Sejumlah posko pelayanan akan disiagakan di tujuh terminal serta bandara untuk membantu masyarakat yang melakukan perjalanan selama libur Lebaran.
“Kami memastikan seluruh personel dan fasilitas pendukung siap memberikan pelayanan maksimal bagi masyarakat selama arus mudik Lebaran,” ujar Musni.
Untuk mengurangi potensi kemacetan di jalur utama, pemerintah juga akan menerapkan pembatasan operasional bagi kendaraan angkutan barang tertentu selama periode mudik.
Musni pun mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan agar mematuhi arahan petugas di lapangan demi menjaga kelancaran arus lalu lintas selama masa mudik dan arus balik Lebaran.[THQ]

