RELUNG.ID — Sumatera Selatan (Sumsel) menargetkan untuk masuk dalam 10 besar pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI yang akan digelar di Aceh-Sumatera Utara pada September 2024. Dengan target 58 medali, Sumsel optimistis dapat mencapai prestasi yang membanggakan di ajang olahraga empat tahunan tersebut.
“Insya Allah, target kita bisa masuk 10 besar dengan perolehan 20 medali emas, 12 perak, dan 26 perunggu,” ungkap Ketua Harian KONI Sumsel, Aliandra Pati Gantada, pada Minggu (18/8/2024).
Gantada menjelaskan bahwa ada beberapa cabang olahraga unggulan yang diharapkan dapat menyumbangkan medali untuk Sumsel. Di antaranya adalah balap sepeda, ski air, judo, gulat, silat, menembak, dan paramotor.
“Terdapat 11 cabang olahraga unggulan yang kita harapkan dapat menyumbang medali, termasuk balap sepeda, ski air, judo, gulat, dan lainnya,” jelasnya.
Sumsel akan mengirim sekitar 250 atlet dengan didampingi oleh 79 pelatih. Para atlet ini akan terbagi di dua lokasi pertandingan, dengan 145 atlet bertanding di Sumatera Utara dan 112 atlet di Aceh.
“Rencana keberangkatan kloter pertama akan dilakukan pada 23 Agustus, disusul pada 26 Agustus, dan selanjutnya sesuai jadwal yang telah ditetapkan,” kata Gantada.
Mengenai penganggaran, Gantada menyebut bahwa semua biaya terkait partisipasi di PON Aceh-Sumut sudah ditanggung oleh Pemerintah Daerah (Pemda). Untuk kegiatan selanjutnya, KONI berharap dapat memperoleh tambahan anggaran melalui Anggaran Belanja Tambahan (ABT) Perubahan.
“Alhamdulillah, semua biaya untuk PON Aceh-Sumut sudah ditanggung Pemda. Sedangkan untuk kegiatan selanjutnya, kami berharap bisa mendapatkan tambahan anggaran melalui ABT Perubahan,” ujarnya.
Sementara itu, Pj Gubernur Sumsel, Elen Setiadi, berharap Sumsel dapat meraih hasil maksimal di PON nanti. Rencananya, kontingen Sumsel akan dilepas secara resmi pada 21 Agustus di Jakabaring.
“Pelepasan kontingen ini tentatif, rencananya tanggal 21 Agustus. Kita berharap kontingen Sumsel akan meraih hasil maksimal sehingga dapat mengharumkan nama Sumsel di level nasional,” harap Elen Setiadi.[AYK]

