Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Bola»Sumsel United Dibayangi Sanksi Pengurangan Poin, Nasib Laskar Juaro Ditentukan Pekan Ini
Bola

Sumsel United Dibayangi Sanksi Pengurangan Poin, Nasib Laskar Juaro Ditentukan Pekan Ini

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda18/05/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Dua pilar tim berjuluk Laskar Wong Juaro, Juninho Cabral dan Muklisin Azis Hutagalung. Foto : Sumsel United Championship
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Ambisi Sumsel United menatap kompetisi Championship musim 2026/27 terancam terganggu. Klub berjuluk Laskar Juaro itu kini dibayangi sanksi pengurangan poin setelah dinilai belum memenuhi syarat lisensi klub dalam hasil Club Licensing Cycle 2025/26 yang diumumkan I.League.

Meski begitu, manajemen Sumsel United belum menyerah. Klub asal Sumatera Selatan tersebut memastikan akan mengajukan banding dan menuntaskan seluruh kekurangan dokumen sebelum batas waktu yang ditentukan pada 22 Mei 2026.

Direktur Utama PT Cahaya Sumsel Utama (CSU), Erick Yuniman, menegaskan keputusan yang diumumkan I.League masih bersifat tahap pertama dan belum final. Menurutnya, Sumsel United hanya tinggal menyelesaikan satu dokumen penting terkait audit finansial klub.

“Dari lima aspek yang dibutuhkan dalam proses Club Licensing Cycle, kita hanya tinggal melengkapi surat auditor saja. Mudah-mudahan semuanya selesai pada Senin nanti,” ujar Erick dalam keterangannya, Sabtu (16/5/2026).

Lima aspek yang menjadi penilaian dalam lisensi klub tersebut meliputi sektor olahraga (sporting), infrastruktur, administrasi dan personel, legalitas, hingga kondisi finansial klub.

Erick optimistis Sumsel United mampu memenuhi standar yang ditetapkan PSSI dan AFC sehingga bisa mendapatkan status Granted tanpa sanksi tambahan.

Menurutnya, proses club licensing menjadi langkah penting dalam membangun tata kelola sepak bola yang lebih profesional di Indonesia. Ia juga menilai regulasi tersebut akan membuat klub semakin tertata dalam berbagai aspek.

“Program Club Licensing Cycle sangat baik karena mendorong klub berkembang dan meningkatkan kualitas kompetisi sepak bola Indonesia ke depan,” katanya.

Ancaman pengurangan poin tentu menjadi kabar buruk bagi Sumsel United yang baru saja menutup musim Championship dengan performa cukup impresif. Laskar Juaro finis di papan atas klasemen dan mulai digadang-gadang menjadi kekuatan baru sepak bola Sumatera Selatan.

Namun, jika proses lisensi gagal dipenuhi tepat waktu, Sumsel United bisa memulai musim dengan beban besar berupa pengurangan poin yang dapat memengaruhi persaingan sejak awal kompetisi.

Sementara itu, I.League dalam pengumuman resminya menyebut sejumlah klub telah mendapatkan status Granted untuk lisensi ACL 2. Klub-klub tersebut antara lain PSM Makassar, Persebaya Surabaya, Persib Bandung, dan Persija Jakarta.

Sedangkan beberapa klub lain memperoleh status Granted with Sanctions, termasuk Arema FC dan Bali United FC.

Direktur Kompetisi I.League, Asep Saputra, mengatakan proses club licensing bukan hanya soal administrasi, tetapi menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem sepak bola nasional yang sehat dan berkelanjutan.

“Club licensing menjadi bagian penting dalam meningkatkan profesionalisme pengelolaan klub di Indonesia,” ungkap Asep.[THQ]

Championship Sumsel Sumsel United
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleAndroid Bersiap Tinggalkan Password, Google Uji Fitur Impor Passkey
Next Article Penayangan Anime I Became a Legend-Long Last Stand Ditunda Juli 2026
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Regional

Pelaku Perampokan Mahasiswa di Muratara Ditangkap, Modusnya Berhentikan Mobil Korban

08/10/20264 Views
Regional

Sumsel Masih Berasap, Hujan Ringan Berpotensi Turun di Tiga Wilayah

06/10/20266 Views
Regional

Karhutla Sumatra-Kalimantan Disorot Leonardo DiCaprio

05/10/20265 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,871 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,744 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,717 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?