RELUNG.ID – PT Pertamina EP Prabumulih Field berhasil melakukan pengeboran sumur LBK-INF 12 menggunakan Rig dari Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI).
Uji produksi awal mencatatkan hasil yang signifikan, dengan test awal produksi minyak secara Open Flow sebesar 1.814 Barel Minyak Per Hari (BOPD) atau 361 persen lebih tinggi dari target sebesar 501.7 BOPD.
Sedangkan untuk hasil test produksi gas mencapai 1.7 MMSCFD atau 485 persen lebih tinggi dari target produksi sebesar 0.35 MMSCFD tanpa adanya indikasi air produksi.
General Manager PHR Zona 4, Djudjuwanto mengungkapkan, sumur ini merupakan salah satu sumur komitmen pihaknya untuk percepatan dan Fill The Gap (FTG) dengan SKK Migas menindaklanjuti keberhasilan sumur LBK-025.
“Selanjutnya kami akan lakukan pemboran sumur LBK-INF16 dan direncanakan 3 sumur pemboran di tahun 2026,” katanya.
Sementara itu, Direktur Operasi Pertamina Drilling, Aziz Muslim mengatakan, pengeboran ini selesai lebih cepat dari target dan tanpa terjadinya insiden.
“Ini bentuk dukungan kami dalam peningkatan produksi migas nasional melalui sinergi yang kuat dengan PEP Prabumulih,” singkatnya. (SMP)

