RELUNG.ID – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Lahat sejak kemarin, Rabu (8/3) membuat Sungai Lematang di Lahat meluap.
Akibatnya, sejumlah akses jalan di beberapa kecamatan Lahat terendam banjir hingga satu korban jiwa.
Korban meninggal yakni Giga Danuri (11), korban meninggal akibat terseret arus derasnya arus Sungai Lematang.
Baca Juga: Ini Penyebab Bajak Laut Rocks Kalah dari Pemerintah Dunia
Sekretaris BPBD Sumsel, Iqbal Alisyahbana mengatakan, naiknya air Sungai Lematang ini disebabkan curah hujan di Lahat yang cukup tinggi. Sehingga, air Sungai Lematang meluap hingga ke area perkebunan dan pemukiman penduduk di sepanjang sungai.
“Dari informasi kami dapatkan bahwa meluapnya air Sungai Lematang terjadi sejak hari Rabu kemarin,” katanya, Kamis (9/3).
Akibat meluapnya Sungai Lematang, beberapa daerah dan sejumlah fasilitas terendam banjir. Diantaranya: Akses jembatan Lahat – Pagaralam di Desa Tanjung Sirih Kecamatan Pulau Pinang, Lahat; Akses jalan menuju Lahat – Pagaralam di Desa Tinggi Ari Kecamatan Gumay Ulu, Lahat; Desa Keban Agung, Kecamatan Mulak Sebingkai, Lahat; Akses jalan Desa Karang Dalam – Tanjung Sirih, Lahat.
“Bencana ini menyebabkan satu korban jiwa dan pohon tumbang,” terangnya.
Baca Juga: Pertarungan Melawan Code Bakal Jadi Akhir Anime Boruto?
Banjir ini juga merendam beberapa bangunan rumah warga dan area sawah milik warga di sekitar aliran Sungai Lematang. Dia pun mengimbau, kepada masyarakat di sepanjang aliran Sungai Lematang untuk menjauh dari aliran Sungai.
“Kami juga beserta tim gabungan masih melakukan pendataan kerugian akibat banjir ini,” pungkasnya.

