Satlantas Polrestabes Palembang menangkap pelaku tabrak lari usai terdeteksi kamera ETLE. Pelaku yakni Ardani (33) warga Jalan Lingkar Selatan Perum Dream Land II, Kelurahan Sei Pinang, Sabtu (5/11).
Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Palembang, Iptu AR Sikakum mengatakan kejadian tabrak lari ini terjadi pada Sabtu pagi (5/11). Dimana identitas korban belum diketahui.
“Saat itu, korban akan menyebrang jalan di atas jembatan dekat GOR Jakabaring Palembang. Kemudian, mobil pelaku langsung menabrak korban hingga korban tewas,” katanya.
Peristiwa tersebut terdeteksi ETLE melalui plat dan lokasi nomor telpon pelaku. Kemudian, atas perintas Kasat Lantas, pihaknya langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku dan langsung melakukan penangkapan pelaku di Jalan Pipa Raya, Lorong Keluarga, Kelurahan 15 Ulu, Kecamatan Jakabaring, Palembang.
“Alhamdulillah sopir sudah diamankan dan dibawa Polrestabes Palembang. Kondisi mobil pelaku sendiri mengalami pecah kaca, bamper dan lampu sisi kanannya,” terangnya.
Berdasarkan hasil intrograsi, pelaku mengaku kejadian tersebut akibat mengantuk sehingga pelaku tidak melihat korban yang hendak menyebrang.
“Saat ini barang bukti mobil pelaku yakni Calya sudah dibawa ke Pos Polantas Musi II, sedangkan pelaku dibawa ke Polrestabes Palembang guna pemeriksaan lebih lanjut,” pungkasnya.
Sementara itu, Tersangka Ardani mengakui perbuatannya telah menabrak seseorang. Dia mengaku saat kejadian tengah mengantuk sehingga tidak melihat korban hendak menyebrang. Dia baru sadar usai menabrak korban. Namun, dikarenakan ketakutan maka dia pun melarikan diri.
“Saya ketakutan jadi saya langsung lari dan saya tidak tahu kalau korban sampai meninggal dunia,” pungkasnya.
Seperti diketahui, seorang wanita paruh baya yang belum diketahui identitasnya, tewas usai ditabrak mobil saat sedang menyeberang jalan, pada Sabtu (5/11) sekitar pukul 07.20 WIB, di Jalan Gub H Bastari, tepatnya diatas jembatan dekat GOR Jakabaring, kota Palembang.
Korban dengan ciri-ciri menggunakan celana dasar hitam, Baju kaos dalam kuning, Baju luar hitam, rambut pirang, dengan tinggi 155 cm, kulit sawo matang, hidung pesek, dengan umur perkiraan 50 tahun meninggal dunia di tempat kejadian dengan luka di kepala hancur, tangan kanan kiri patah, dan kaki kanan lecet.
