RELUNG.ID – Xiaomi mengumumkan laporan keuangan kuartal ketiganya sekaligus menyampaikan peringatan penting bagi konsumen: harga smartphone diperkirakan akan meningkat signifikan pada tahun depan.
Penyebab utamanya adalah lonjakan harga chip memori global yang dipicu oleh meningkatnya permintaan dalam sektor kecerdasan buatan (AI).
Produsen memori seperti Samsung kini memprioritaskan produksi untuk pusat data AI, sehingga pasokan memori untuk ponsel pintar semakin terbatas. Kondisi ini menyebabkan harga komponen tersebut naik tajam.
Presiden Xiaomi, Lu Weibing, mengatakan bahwa tekanan biaya tahun depan akan jauh lebih besar dibandingkan tahun ini. Hal ini menyebabkan bakal ada kenaikan harga.
“Secara keseluruhan, konsumen kemungkinan akan mengalami kenaikan harga eceran produk yang cukup besar. Sebagian tekanan mungkin harus diatasi melalui kenaikan harga, tetapi kenaikan harga saja tidak akan cukup untuk mengatasinya,” katanya dikutip dari GSMArena.
Peringatan ini mengindikasikan bahwa tren kenaikan harga smartphone yang berlangsung beberapa tahun terakhir kemungkinan akan berlanjut, bahkan tidak menunjukkan tanda-tanda perlambatan hingga setidaknya tahun 2026.
Jika prediksi Lu terbukti benar, konsumen harus bersiap menghadapi perangkat yang semakin mahal. (LWM)

