Dinas Pemadam Kebakaran, Penyelamatan dan Penanggulangan Bencana Kota Lubuklinggau mencatat selama 2022 sudah 15 kali terjadi peristiwa kebakaran.
Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran, Penyelamatan dan Penanggulangan Bencana Kota Lubuklinggau, Luthfi belum lama ini ketika dikonfirmasi.
“Selama 2022 ini ada 15 kebakatan yang terjadi,” katanya, Minggu (20/11).
Dia menjelaskan, adapun peristiwa kebakaran yang terjadi tersebut rata-rata merupakan kebakatan pemukiman atau rumah. Sedangkan untuk kebakaran laham dan hutan pihaknya mengaku di Lubuklinggau tidak ada.
“Kebakaran rata-raya pemukiman rumah. Kalau lahan tidak ada,” ungkapnya.
Kemudian sebagian besar penyebab kebakaran di pemukiman menurutnya karena faktor korsleting listrik atau arus pendek. “Faktor penyeban mayoritas arus pendek listrik,” jelasnya.
Terakhir ditambahkannya, peristiwa kebakaran terjadi pada Rabu (16/11/2022) sekitar pukul 21.42 WIB di Jalan Oramuka, RT 5, Kelurahan Muara Enim, Kecamatan Lubuklinggau Barat I. Kebakaran disebabkan oleh motor yang terbakar dan tidak sampai menghanguskan rumah warga didekatnya.
“Tidak sampai kena rumah, hanya saja menyambar teras dan plafon depan rumah,” bebernya.
Lebih lanjut, dalam penanganan kebakaran tersebut ditambahkannya sempat membuat seorang anggotanya dilarikan ke Rumah Sakit lantaran kesetrum. Dan kondisi anggotanya tersebut sudah membaik.
“Selalu kita imbau anggota sebelum turun ke lapangan, itu harus berhati-hati,” terangnya.
Luthfi mengimbau anggotanya saat turun ke lapangan untuk selalu safety dengan menggunakan peralatan kebakaran. “Kejadian itu karena kelalaian. Tapi alhamdulillah kondisinya sudah baikan,” pungkasnya.

