RELUNG.ID – Sebanyak 450 penyuluh pertanian di OKU Timur bersama pemerintah daerah menargetkan memproduksi padi sebanyak satu juta ton Gabah Kering Panen (GKP). Hal ini untuk mempercepat Gerakan Sumsel Mandiri Pangan menuju OKU Timur Lebih Mulia.
Ketua DPD Perhiptani, Andri Irawan menilai produktivitas hasil pertanian di OKU Timur tahun ini bakal meningkat signifikan dibandingkan tahun lalu yang hampir mencapai satu ton GKP. Dia mengaku berdasarkan hitungan sementara, capaian produksi sudah mencapai 170 ribu ton.
“Ini tidak akan lama lagi menuju satu juta ton GKP,” katanya dalam pertemuan akbar pertama penyuluh tahun 2023 sekaligus sebagai ajang silaturahmi serta memperkuat solidaritas sesama anggota Perhiptani di OKU Timur.
Dia menjelaskan, adanya tekad para penyuluh bersama petani di daerah ini besar harapan OKU Timur kedepan ekonomi petani semakin kuat sehingga wujudkan ketahanan pangan di OKU Timur maupun di Sumsel.
“Dengan tekad ini terwujudnya apa menjadi harapan selama ini demi mewujudkan visi Bupati yakni OKU Timur Maju Lebih Mulia bersamaan Sumsel Maju untuk Semua,” ujarnya.
Sementara itu, Stafsus OKU Timur, Sugeng mengatakan, program gerakan OKU Timur Merdeka Pangan sebagai upaya percepatan Gerakan Sumsel Mandiri Pangan hal ini sangat berkaitan. Menurutnya, yang menjadi sasaran adalah masyarakat bahkan melalui penyuluhan di sekolah-sekolah pertanian sehingga mereka paham bagaimana cara jitu untuk meningkatkan produktivitas pertumbuhan ekonomi melalui pertanian.
“Kita menggerakkan para guru dan siswa agar mereka dapat bercocok tanam memanfaatkan pekarangan, baik sayuran maupun tanam tumbuh yang bermanfaat menopang kebutuhan pangan termasuk peternakan dan perikanan” ungkapnya.
Baca Juga: Update Harga BBM di Sumsel Hari Ini, Pertamina Dex Turun, Pertamax Turbo Naik Tajam, Ini Rinciannya
Ditempat yang sama, Ketua Panitia, Onziar Dinata menambahkan, dengan adanya pertemuan ini tentunya menunjukkan solidaritas penyuluh dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat dengan meningkatkan produktivitas pangan, serta dapat memenuhi gizi serta pendapatan keluarga.
“Semua melalui Gerakan Sumsel Mandiri Pangan dalam pemanfaatan pekarangan,” pungkasnya.

