RELUNG.ID – Sepanjang tahun 2024, PT Suzuki Indonesia Sales (SIS) tidak hanya menunjukkan komitmennya terhadap industri otomotif. Tetapi juga berkontribusi terhadap masyarakat.
Kontribusi yang diberikan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) ini, diberikan untuk sektor mulai dari sektor pendidikan, lingkungan maupun sosial.
Department Head Of Strategic Planning PT SIS, Joshi Prasetya mengatakan, keberlanjutan industri otomotif bukan hanya tentang menjadi masa kini, tapi juga menciptakan masa depan yang lebih baik.
“Melalui kolaborasi erat dengan berbagai pihak serta pemanfaatan teknologi yang relevan, kami berkomitmen untuk mendukung masyarakat maupun alam guna mewujudkan Indonesia yang lebih kompetitif dan berdaya saing tinggi,” katanya, Senin (20/1).
Program CSR yang telah berlangsung lebih dari satu dekade ini berfokus utama pada pengembangan generasi muda, sekaligus pelestarian di Indonesia.
Sepanjang tahun 2024, Suzuki telah sukses menjalankan sejumlah aktivitas bermanfaat, serta menjadi pembeda dari pelaku bisnis otomotif lainnya.
Melalui program Peduli Pendidikan, SIS telah bekerja sama dengan berbagai sekolah dan institusi pendidikan.
Setidaknya ada 4.785 siswa dari 65 sekolah mengunjungi fasilitas produksi Suzuki Cikarang selama tahun 2024 dalam rangka mendapatkan edukasi industri.
Selain itu, SIS juga mengajak 111 guru dari 87 SMK mitra di berbagai wilayah untuk mempelajari teknologi, proses hingga budaya industri sehingga bisa dijadikan bahan mengajar kembali.
Sebagai upaya memeratakan akses pendidikan otomotif, SIS juga meresmikan 2 Balai Latihan Kerja yang dapat dimanfaatkan oleh berbagai sekolah binaan.
Upaya tersebut berfokus pada peningkatan keterampilan siswa kejuruan agar semakin kompeten di dunia kerja.
Tak hanya itu pihaknya juga aktif menjaga kelestarian lingkungan melalui kemitraan strategis dengan menanam 10.000 mangrove pada lahan seluas satu hektare di Pangandaran dan Perairan Madasari, Jawa Barat.
“Kami selalu terbuka kepada semua pihak untuk bersatu dan berupaya memberi kontribusi bersama. Ke depan, Suzuki akan terus hidup berdampingan bersama masyarakat, pemerintah, serta sektor pendidikan dalam membangun Indonesia yang lebih hijau sekaligus penuh peluang,” pungkasnya. (CKM)

