RELUNG.ID — Terungkap motif yang mendorong seorang ibu di Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, nekat membuang bayinya ke dalam sumur belakang rumahnya. Ibu tersebut, berinisial IN (35), mengakui perbuatannya yang tragis tersebut kepada pihak kepolisian.
Menurut Kapolres Lubuklinggau AKBP Indra Arya Yudha, motif yang mendasari tindakan tersebut adalah ketakutan IN bahwa anaknya tidak akan diurus oleh suaminya, serta rasa repot karena merasa tidak ada yang akan mengurus anaknya tersebut.
Keduanya menjadi alasan yang membuat IN melakukan perbuatan yang tak terbayangkan tersebut.
Pada Kamis, 14 Maret 2024, sekitar pukul 14.30 WIB, IN mulai merasakan sakit perut yang menandakan proses persalinan akan segera dimulai. Tanpa memperoleh pertolongan medis,
IN memutuskan untuk melahirkan bayinya di semak-semak dekat sumur belakang rumahnya. Setelah melahirkan, IN mengambil langkah tragis dengan membuang bayinya yang baru lahir ke dalam sumur.
“Saksi yang melintas di jalan sebelah tebing sumur melihat aksi tersebut namun tidak mengintervensi. Namun, ketika saksi Johan kembali ke sumur dan menegurnya, IN meninggalkan lokasi,” kata dia.
Setelah laporan dari ayah kandung bayi, pihak kepolisian melakukan penangkapan terhadap IN. Saat ini, IN telah ditetapkan sebagai tersangka dengan sangkaan tindak pidana pembunuhan berencana atau pembunuhan, sebagaimana diatur dalam Pasal 342, 338, atau 340 KUHP.
Penahanan terhadap IN dilakukan untuk memudahkan proses penyidikan serta menghindari kemungkinan pelarian atau penghilangan barang bukti. Barang bukti yang berhasil diamankan meliputi berbagai pakaian dan perlengkapan yang digunakan oleh IN saat melakukan tindakan tragis tersebut.[RG]
Kejadian ini menjadi peringatan tentang pentingnya bantuan dan perhatian terhadap perempuan yang sedang mengalami kesulitan saat melahirkan, serta perlunya sosialisasi dan dukungan bagi mereka yang memerlukan bantuan dalam menghadapi tantangan kehidupan yang berat.

