RELUNG.ID – Pohon kurma yang identik dengan iklim gurun kini terbukti dapat tumbuh subur dan berbuah di iklim tropis. Hal ini dibuktikan oleh Seman, seorang warga Kelurahan Curup, Kecamatan Pagar Alam Selatan, yang berhasil membudidayakan ratusan pohon kurma jenis Barhee di lahan seluas tiga hektare. Saat ini, pohon-pohon kurma tersebut mulai memasuki fase berbunga, menandai keberhasilan awal dari usahanya.
“Bibitnya dibeli anak saya dari Thailand. Usianya sudah lebih dari tiga tahun, dan sekarang pohon-pohonnya mulai berbunga. Saya berharap usaha ini bisa menjadi sumber penghasilan tambahan,” ujar Seman pada Rabu (22/1/2025).
Seman memulai eksperimen ini dengan menanam pohon kurma di sela-sela tanaman kopi yang ada di lahannya. Namun, upaya awal ini tidak membuahkan hasil maksimal. Pohon kurma kesulitan tumbuh dengan baik karena terganggu oleh tanaman kopi.
“Awalnya saya tanam di sela pohon kopi, tapi kurmanya tidak tumbuh dengan baik. Akhirnya saya memutuskan untuk mencabut tanaman kopinya dan fokus pada pohon kurma. Hasilnya sekarang jauh lebih baik,” jelasnya.
Merawat pohon kurma ternyata memerlukan teknik dan perhatian khusus, terutama dalam proses penyerbukan. Seman menanam beberapa pohon kurma jantan di kebunnya untuk membantu proses perkawinan bunga.
“Bunga dari pohon kurma jantan kami potong, lalu dikibaskan ke bunga pohon kurma betina agar bisa berbuah. Sekarang kami tinggal menunggu pohon berputik untuk proses berikutnya,” kata Seman.
Selain itu, Seman rutin memberikan pupuk organik agar tanaman kurmanya tetap subur dan sehat. Perawatan intensif ini dilakukan dengan harapan dapat menghasilkan panen kurma yang berkualitas tinggi.
Seman optimistis bahwa kebunnya akan menjadi contoh keberhasilan budidaya kurma di Kota Pagar Alam. Ia berharap tanaman kurmanya dapat menghasilkan buah pertama dalam waktu dekat dan membuka peluang baru bagi pertanian di wilayah tersebut.
“Kami terus belajar dan berusaha agar pohon kurma ini bisa berbuah. Semoga nantinya kebun ini menjadi kebun kurma pertama di Pagar Alam yang berhasil panen. Kalau berhasil, saya yakin ini bisa menjadi komoditas alternatif yang menjanjikan,” ujarnya penuh semangat.
Kesuksesan Seman dalam membudidayakan kurma ini menunjukkan bahwa dengan teknik yang tepat, tanaman gurun pun dapat beradaptasi di iklim tropis. Jika berhasil, budidaya kurma di Pagar Alam dapat menjadi inspirasi bagi petani lain untuk mencoba inovasi serupa.[AYK]

