RELUNG.ID – Sebuah video yang memperlihatkan tanda tangan unik Kapolda Bangka Belitung (Babel), Irjen Hendro Pandowo, viral di media sosial. Tanda tangan tersebut menarik perhatian karena disertai emoji senyum di sisi kiri, sesuatu yang jarang dilakukan, terutama oleh pejabat setingkat Kapolda.
Video tersebut diunggah oleh akun TikTok Humas Polda Babel dan telah menarik perhatian luas. Hingga saat ini, video itu telah disukai 85 ribu kali, ditonton 3,1 juta kali, dan mendapat lebih dari 1,7 ribu komentar. Banyak warganet yang memuji kreativitas dan makna di balik tanda tangan tersebut.
Tanda tangan tersebut dibubuhkan saat Kapolda meresmikan sumur bor di berbagai lokasi, seperti Desa Pagar Awan (Kabupaten Bangka), Desa Padang, dan Batu Belubang (Kabupaten Bangka Tengah). Peresmian terakhir dilakukan di Pondok Pesantren Syaikona Kholil Dua Taib, Kota Pangkalpinang, di mana tanda tangan dengan emoji senyum itu kembali terlihat pada prasasti peresmian.
Irjen Hendro menjelaskan bahwa emoji senyum tersebut adalah wujud rasa syukur dan kebahagiaan karena bisa membantu masyarakat, khususnya para santri yang kerap kesulitan mendapatkan air bersih saat musim kemarau.
“Itu memang tanda tangan saya asli. Emoji senyum itu saya sematkan sebagai ungkapan rasa syukur dan kebahagiaan karena dapat membantu para santri mendapatkan akses air bersih untuk keperluan ibadah dan kegiatan sehari-hari,” ujar Irjen Hendro, Kamis (24/4).
Sumur bor yang diresmikan memiliki kedalaman 30 meter dan kini digunakan oleh lebih dari 300 santri di Pondok Pesantren Syaikona Kholil Dua Taib. Selain santri, warga sekitar pondok pesantren juga turut merasakan manfaatnya.
Irjen Hendro menjelaskan, pembangunan sumur bor ini merupakan hasil iuran anggota lalu lintas dan sumbangan pribadi, termasuk dari gaji dan tunjangan yang disisihkannya. Hingga kini, sudah empat sumur bor berhasil diresmikan untuk membantu masyarakat yang kesulitan air bersih.
“Sumur bor ini adalah yang keempat. Anggarannya berasal dari iuran anggota lalu lintas, serta komitmen pribadi saya untuk menyisihkan gaji dan tunjangan,” jelas Hendro.
Selain pembangunan sumur bor, Kapolda juga memberikan bantuan lain, seperti perbaikan kamar mandi, ruang kelas, serta pemberian sarung dan mukena untuk 30 tenaga pendidik di pondok pesantren tersebut.
Warganet memuji langkah Kapolda Babel, baik melalui komentar di media sosial maupun respons langsung di masyarakat. Bagi banyak orang, tanda tangan unik ini bukan hanya sekadar simbol, tetapi juga pengingat bahwa kebahagiaan terbesar adalah saat mampu berbagi dan memberikan manfaat kepada sesama.
“Inilah wujud sederhana kebahagiaan dan syukur. Melalui emoji senyum itu, saya ingin menyampaikan bahwa membantu sesama adalah hal yang sangat membahagiakan,” tutup Hendro.[THQ]

