RELUNG.ID-Tangis haru menyelimuti keluarga almarhum Vidi Aldiano, khususnya sang ibunda, Besbarini, yang akhirnya merasakan pertemuan dengan putranya melalui mimpi.
Vidi Aldiano diketahui meninggal dunia pada 7 Maret 2026 di usia 35 tahun. Sejak kepergiannya, Besbarini mengaku sangat berharap bisa kembali bertemu sang anak, meski hanya lewat mimpi.
Harapan tersebut pun terwujud. Dalam mimpinya, Besbarini melihat Vidi hadir di sebuah panggung, seperti saat masih aktif bernyanyi. Ia dan suaminya, Harry Kiss, berada di belakang panggung, seperti kebiasaan mereka saat mendampingi Vidi tampil.
“Pengen sekali dimimpikan. Dalam mimpi itu Vidi datang ke panggung, terus saya memang selalu mendampingi, menonton dari belakang panggung bersama Bapak. Terus dia datang, lalu memeluk saya,” ujar Besbarini di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Selasa (24/3/2026).
Momen tersebut terasa begitu nyata dan mengharukan. Meski tanpa sepatah kata, pelukan dari sang anak sudah cukup menjadi obat rindu bagi Besbarini.
“Nggak ngomong, cuma benar-benar peluk. Masya Allah. Itu memang Vidi kalau habis nyanyi seperti itu. Dia tahu saya hanya butuh peluk dari anak-anak,” tuturnya dengan haru.
Sementara itu, ayahanda Vidi, Harry Kiss, meyakini bahwa sosok yang hadir dalam mimpi tersebut benar-benar putranya. Ia menyebut adanya kepercayaan bahwa jika orang yang datang dalam mimpi tidak berbicara, maka itu diyakini sebagai sosok asli, bukan sekadar bunga tidur.
“Kalau kita didatangi tapi tidak ngomong, itu benar. Tapi kalau dia berbicara panjang lebar, biasanya itu bukan,” ungkap Harry.
Harry juga menyinggung soal kepercayaan mengenai keberadaan energi orang yang telah meninggal dunia selama 40 hari pertama. Hal itu menjadi alasan keluarga rutin berziarah ke makam Vidi.
“Saya sempat membaca ulasan dari media internasional, katanya energinya masih ada selama 40 hari. Setelah itu mengecil, tapi tetap ada. Makanya selama 40 hari ini kami akan terus ke makam,” pungkasnya.
Bagi keluarga, mimpi tersebut menjadi momen yang sangat berarti, seolah menghadirkan kembali sosok Vidi di tengah kerinduan yang mendalam. Pelukan tanpa kata itu pun menjadi kenangan yang tak terlupakan bagi sang ibunda.[YKP]

