RELUNG.ID– Vokalis grup band Kotak, Tantri, mengaku masih syok setelah dipeluk pria tak dikenal yang tiba-tiba naik ke atas panggung saat dirinya tampil di kawasan Ciletuh, Sukabumi, Jawa Barat.
Peristiwa tersebut terjadi sesaat setelah Tantri menyelesaikan penampilannya. Beruntung, tim teknis dan petugas keamanan yang berada di sekitar panggung bergerak cepat mengamankan pria tersebut sebelum situasi semakin memburuk.
“Cuma ya itu karena aku baru banget selesai, jadi masih kayak sadar nggak sadar juga pas balik badan. Eh kaget gitu. Jadi untungnya memang ada teknisiku yang memang cepat menghalau si Mas itu,” ujar Tantri saat ditemui di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan, Selasa (21/7/2026).
Momen tersebut sempat terekam dalam video yang kemudian diunggah Tantri melalui media sosialnya. Dalam rekaman itu terlihat seorang pria tiba-tiba sudah berada di atas panggung dan langsung memeluk Tantri dari arah depan. Tak lama kemudian, teknisi yang berada di dekat pelantun Beraksi itu langsung memisahkan keduanya.
Berdasarkan informasi yang diterima dari tim di lapangan, pria tersebut diduga berada di bawah pengaruh minuman keras ketika melakukan aksinya.
“Mungkin diduga tidak sadarkan diri, bukan tidak sadar apa ya, dalam pengaruh minuman keras mungkin ya. Jadi nggak sadarlah gitu. Kata tim aku, waktu pas lagi dibawa sama polisi, dia masih cengar-cengir, ‘Saya teh fans-nya,’ sambil cengar-cengir tapi sambil ya, nggak sadar,” tutur Tantri.
Kejadian itu meninggalkan rasa trauma bagi Tantri. Meski demikian, ia memilih menjadikan insiden tersebut sebagai pelajaran untuk meningkatkan pengamanan setiap kali tampil di atas panggung.
“Ya dibilang trauma sih ini mungkin jadi salah satu pelajaran buat aku sama tim juga. Nggak bisa sembarangan, harus lebih ekstra hati-hati di atas panggung, nggak bisa sembarangan orang naik yang memang bukan bagian dari kita. Karena memang menghindari hal-hal seperti itu,” ungkapnya.
Tantri berharap kejadian serupa tidak kembali terulang, baik kepada dirinya maupun musisi lain. Ia juga menekankan pentingnya sistem keamanan yang lebih ketat agar penonton tidak dapat dengan mudah naik ke atas panggung dan membahayakan keselamatan artis maupun kru.[YKP]

