RELUNG.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang kembali mengandalkan kolaborasi dengan sektor perhotelan untuk memperkuat jaring pengaman sosial bagi masyarakat kurang mampu. Melalui pengaktifan kembali Program Rantang, makanan layak konsumsi yang tidak terpakai dari hotel akan disalurkan kepada warga miskin di sekitar lingkungan hotel.
Langkah ini menjadi salah satu strategi Pemkot Palembang dalam membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat sekaligus menekan angka kemiskinan di kota tersebut.
Wali Kota Palembang Ratu Dewa menegaskan Program Rantang terbukti memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sejak pertama kali dijalankan. Karena itu, ia meminta Dinas Sosial (Dinsos) Kota Palembang segera merealisasikan kembali program tersebut.
“Program ini sangat baik karena manfaatnya langsung dirasakan masyarakat di lapisan bawah. Saya meminta Dinas Sosial segera mengaktifkan kembali pelaksanaannya,” ujar Ratu Dewa, Minggu (26/7/2026).
Sebelumnya, Program Rantang telah mendistribusikan sedikitnya 3.635 paket makanan kepada masyarakat kurang mampu di berbagai wilayah Kota Palembang.
Kepala Dinas Sosial Kota Palembang, Raimon Lauri, mengatakan pihaknya telah memulai koordinasi dengan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) agar seluruh hotel di Palembang ikut ambil bagian dalam program tersebut.
Menurutnya, surat resmi telah disampaikan kepada PHRI sebagai bentuk ajakan kepada sekitar 148 hotel, termasuk hotel berbintang, untuk berkontribusi melalui penyediaan makanan yang masih layak konsumsi.
“Kami sudah menyurati PHRI. Harapannya semua hotel di Palembang dapat berpartisipasi dalam Program Rantang ini,” kata Raimon.
Ia menjelaskan, makanan yang tidak lagi disajikan kepada tamu namun masih memenuhi standar kelayakan konsumsi akan disalurkan kepada masyarakat kurang mampu yang berada di sekitar hotel atau wilayah ring satu.
Selain membantu memenuhi kebutuhan pangan warga, program ini juga diharapkan mampu mengurangi pemborosan makanan (food waste) yang masih memiliki nilai manfaat.
“Program ini menyasar masyarakat kurang mampu yang tinggal di sekitar hotel. Makanan yang masih layak akan langsung didistribusikan kepada mereka. Tujuan utamanya membantu kaum dhuafa sekaligus mendukung upaya pemerintah menekan angka kemiskinan,” jelasnya.
Saat ini, Dinas Sosial tengah melakukan percepatan persiapan teknis agar Program Rantang dapat segera kembali berjalan. Pemkot berharap sinergi antara pemerintah dan dunia usaha dapat memperluas jangkauan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Insyaallah secepatnya akan kami laksanakan,” pungkas Raimon.[THQ]

