RELUNG.ID – Tol Bengkulu Taba Penanjung yang memiliki panjang 16,7 kilometer kini diresmikan langsung oleh Presiden RI, Joko Widodo.
Pembangunan tol Bengkulu – Taba Penanjung ini menghabiskan dana sebesar Rp4,8 triliun.
Peresmian tol ini ditandai dengan penabuhan Raja Dol, atau alat musik khas Bengkulu.
Baca Juga: Vivo Y27 Hadir dengan Chipset Helio G85 dan Kamera 50MP
Presiden RI, Joko Widodo mengatakan, pembangunan ini penting dalam meningkatkan mobilitas logistik dan orang di wilayah tersebut.
Selain itu, kehadiran tol ini diharapkan dapat menciptakan titik-titik pertumbuhan ekonomi baru, sehingga berdampak positif pada kesejahteraan masyarakat setempat.
“Tol ini bakal menjadi penggerak ekonomi daerah, karena kelancaran mobilitas logistiknya,” katanya.
Baca Juga: 4 Penderitaan Kushina sebagai Jinchuriki, Jalani Hidup Lebih Berat dari Naruto
Menurutnya, dengan lancarnya logistik maka inflasi juga dapat terkendali, dan harga barang dapat turun. Sehingga, ini tentunya berpengaruh terhadap kesejahteraan masyarakat.
“Saat ini, pemerintah juga telah menyiapkan rencana pembangunan lanjutan untuk memastikan konektivitas dan pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut,” terangnya.
Dia juga mengapresiasi pemerintah setempat. Karena pembebasan lahan pembangunan tol ini dinilai cepat. Menurutnya, banyak provinsi yang terkendala dalam pembebasan lahan.
Baca Juga: Bidan Jadi Ujung Tombak Turunkan Angka Stunting di Sumsel
“Dengan peresmian tol ini kami harap wilayah Bengkulu dapat mengalami perkembangan signifikan dalam sektor ekonomi dan infrastruktu, serta meningkatkan aksebilitas bagi masyarakat di daerah setempat,” pungkasnya.
Untuk diketahui, Tol Bengkulu – Tabah Penanjung ini merupakan bagian dari ruas tol Bengkulu – Lubuk Linggau. Dimana, tol ini memiliki total panjang mencapai 95 kilometer.

