RELUNG.ID – Sebelum membeli mobil bekas seharusnya kita harus mencari dulu kelebihan dan kekuranganya. Hal itu agar kita tidak merasa rugi dan merasa tertipu.
Nah dilansir dari autofun ini 5 kelemahan Nissan Serena C24. Simak dibawah ini :
1. Nissan Serena C24 Limbung di Kecepatan Tinggi
Untuk suspensinya Nissan Serena C24 menggunakan McPherson Strut Independen di bagian depan serta Rigid Axle dengan Torsion Beam pada roda belakangnya. Suspensi yang digunakan memiliki karakter lembut ketika melewati jalan berkontur.
Namun sayang, dibalik karakter suspensinya yang lembut membuat mobil ini terasa limbung ketika berkendara di jalan tol dengan kecepatan tinggi, terlebih saat bermanuver. Faktor lainnya yang membuat mobil ini limbung juga karena tubuhnya yang bongsor.
Baca Juga: Ini 3 Cara Mesin Mobil Tidak Overheat saat Cuaca Panas
2. Pintu Sliding Door Kerap Macet
Serena C24 sudah dilengkapi pintu siliding door dengan motor penggerak untuk varian HWS dan Autech.
Terasa ergonomis saat ingin membuka dan menutup pintu, tak sedikit pemilik mobil ini mengalami masalah pada pintu gesernya tersebut yang macet.
Macetnya pintu, umumnya dikarenakan umur serta pemilik tidak pernah melakukan perawatan. Untuk bagian yang rusak biasanya terjadi pada seling baja yang putus atau sistem elektrik berikut motor penggerak.
Mengenai biaya perbaikan, umumnya bengkel mematok harga di angka Rp4 juta sampai dengan Rp5 juta dengan mendapatkan parts baru.
3. Konsumsi BBM Nissan Serena C24 Boros dan Wajib Pakai Pertamax
Nissan Serena C24 dibenamkan mesin QR20DE 2.0 liter 4 silinder segaris 16 valve berkapasitas 1.998 cc dengan perolehan tenaga sebesar 152 PS di 6.000 rpm serta torsi maksimal 200 Nm pada putaran 4.000 rpm.
Gunakan mesin 2.0L dengan menopang bobot kendaraan cukup berat, membuat konsumsi BBM-nya terbilang boros. Disebutkan bahwa untuk konsumsi bahan bakar penggunaan dalam kotanya hanya dapat menempuh jarak 5-7 km/liter, sedangkan untuk pemakaian ke luar kota, konsumsi BBM-nya di angka 8-10 km/liter.
Sebagai informasi, untuk penggunaan bahan bakar Serena C24 diwajibkan untuk selalu menggunakan BBM dengan RON92 atau sejenis pertamax. Apabila memakai bensin dengan RON di bawah itu, dapat dipastikan performa mobil akan loyo serta timbul gejala knocking atau suara mesin mengelitik saat menanjak.
Baca Juga: Harga Mobil Listrik Bekas Anjlok, Ini Strategi Toyota
4. Transmisi Timbul Hentakan dan Kaki-kaki Gampang Keselo
Serena C24 dipadukan dengan transmisi otomatis 4-percepatan torque converter dengan mengahasilkan karakter yang responsif pada putaran tengah hingga atas. Tangguh serta mudah dan murah dari segi perawatan, tak sedikit kasus dijumpai transmisinya timbul hentakan saat memindahkan tuas gigi dari posisi netral ke D maupun R.
Hentakan yang ditimbulkan biasanya diakibatkan karena faktor usia serta pemilik sebelumnya jarang mengganti oli atau tidak pernah melakukan service transmisi. Kelemahan lain Nissan Serena C24 ada pada bagian kaki-kaki bagian depan meliputi; link stabilizer, lower arm, karet support, bushing, tie rod, ball joint dan beberapa lainnya.
Masalah bagian kaki-kaki bisa disebabkan karna faktor usia serta seringnya melintasi jalan yang rusak sehingga menurunkan kinerja pada bagian ini.
5. Biaya Perawatan Mahal
Apabila kalian memiliki budget pas-pasan untuk biaya perawatan, sebaiknya berfikir ulang ketika ingin membeli mobil ini.
Pasalnya Serena C24 untuk biaya perawatannya lebih mahal bila dibandingkan beberapa mobil Jepang lainnya.
Tak hanya biaya perawatan lebih mahal, bengkel spesialis yang biasa menangani mobil Nissan di Indonesia pun tak banyak, sehingga kalian diharuskan untuk mencari informasi dari komunitas.

