RELUNG.ID – Banyaknya tumpukan tanaman eceng gondok yang terbawa arus Sungai Komering, menyebabkan satu rumah di bantaran sungai Desa Belanti Kecamatan SP Padang, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) roboh, Selasa (16/12) sekitar pukul 23.00 WIB.
Rumah yang roboh tersebut dihuni oleh Nuryani (72).
Kapolsek SP Padang, Iptu Ade Candra mengatakan, rumah tersebut roboh akibat hantaman keras rumput liar dan eceng gondok.
“Rumput liar dan enceng gondok itu terbawa arus sungai dari hulu Kayuagung menuju ke hilir SP Padang,” kata Ade, Rabu (17/12/2025).
Ade mengatakan, tidak ada korban jiwa akibat peristiwa tersebut. Kerugian yang dialami korban ditafsir kurang lebih Rp50 juta.
Ade juga mengatakan, pihak Polsek SP Padang juga sudah mendatangi lokasi kejadian dan berkoordinasi dengan pihak terkait.
“Kami sudah berkoordinasi dengan pemerintah Desa Belanti, Camat SP Padang dan karang taruna untuk evakuasi barang-barang yang masih bisa diselamatkan,” ucap Ade.
Melihat kondisi debit air yang tinggi serta arus Sungai Komering yang cukup dera, Ade mengimbau masyarakat yang tinggal di pinggiran sungai agar pindah ke tempat yang lebih aman.
“Kami juga mengimbau warga untuk mengamankan dokumen-dokumen penting. Untuk saat ini, situasi di lokasi kejadian dalam keadaan aman dan kondusif,” tuturnya.
Sementara itu, Camat SP Padang, Indra Husin mengungkapkan, rumah yang roboh akibat eceng gondok tersebut hanya ada satu.
Sebelumnya peristiwa terjadi, rumah tersebut telah dikosongkan. Mengingat sore hari arus sungai semakin deras dengan membawa tumpukan eceng gondok lebih banyak lagi.
“Rumah itu dihuni oleh tiga kepala keluarga, namun sempat dikosongkan karena warga sudah tahu akan ada eceng gondok yang lebih banyak lagi,” ungkapnya.
Saat ini pihaknya bersama TNI, Polri dan warga sedang berupaya membersihkan eceng gondok yang nyangkut di jembatan.
“Hingga saat ini kami masih bekerjasama membersihkan tumpukan eceng gondok menggunakan gergaji mesin,” tutupnya. (LWM)

