Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Terjebak Janji Gaji Rp12 Juta, 15 Warga Sumsel Malah Jadi Operator Judi Online di Kamboja
Indeks

Terjebak Janji Gaji Rp12 Juta, 15 Warga Sumsel Malah Jadi Operator Judi Online di Kamboja

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda20/02/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Video viral sejumlah pria meminta tolong karena terjebak di Kamboja. (Instagram)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID — Alih-alih menyajikan hidangan di meja restoran Malaysia dengan iming-iming gaji fantastis hingga Rp12 juta per bulan, 15 warga Sumatera Selatan (Sumsel) justru berakhir sebagai “budak” digital judi online di Kamboja. 

Kepala Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sumsel, Waydinsyah, menyebutkan kisah pilu ini bermula dari tawaran kerja non-prosedural yang menjanjikan posisi legal di sektor kuliner Malaysia. Namun, realita berkata lain.

“Jalur keberangkatan mereka sengaja disamarkan melalui rute berliku dengan masuk ke Malaysia, diseberangkan ke Thailand, hingga akhirnya “dibuang” ke Kamboja, “kata dia, Jumat (20/2/2026).

Dirinya mengungkapkan sindikat ini bekerja sangat rapi untuk menghindari deteksi petugas. Begitu para korban sampai di lokasi, benteng pertahanan mereka langsung diruntuhkan dengan penyitaan dokumen pribadi.

“Begitu sampai di lokasi, paspor mereka biasanya langsung disita oleh sindikat. Nama mereka juga tidak terdaftar di sistem E-PMI, yang artinya keberangkatan mereka murni non-prosedural dan melanggar UU Nomor 18 Tahun 2017,” tegas dia.

Ironisnya, jabatan sebagai operator judi online bukanlah pilihan, melainkan paksaan. Di bawah tekanan, mereka dipaksa bekerja di balik layar komputer untuk menjalankan bisnis yang ilegal di tanah air.

Meski berada di negeri orang tanpa paspor, titik terang mulai muncul. BP3MI Sumsel memastikan ke-15 warga tersebut saat ini dalam kondisi aman dan dalam pantauan ketat otoritas terkait di Kamboja. Komunikasi pun terus dijalin secara intensif melalui jalur digital.

“Saya pastikan 15 orang ini dalam keadaan aman. Kami rutin melakukan video call dan berkirim pesan untuk memantau kondisi mereka. Kebutuhan makan terpenuhi,” ujar dia.

Namun, kepulangan mereka masih harus mengantre. KBRI saat ini tengah menangani ribuan kasus serupa dari seluruh penjuru Indonesia, yang membuat proses administrasi dokumen perjalanan (SPLP) dan izin keluar menjadi padat.

“Pemprov Sumsel pun tidak tinggal diam melihat warganya menderita. Gubernur dikabarkan telah berkomitmen penuh untuk mengucurkan dana darurat guna menanggung biaya tiket perjalanan pulang bagi seluruh korban, ” kata dia.

Dirinya mengingatkan bahwa Kamboja bukanlah negara tujuan resmi untuk penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI), apalagi untuk jabatan operator judi.

“Jangan pernah berangkat tanpa bertanya dulu kepada pemerintah. Jangan sampai niat memperbaiki ekonomi keluarga justru berujung pada ancaman keselamatan di negeri orang,” pungkasnya.[THQ]

 

 

Judi Online Sumsel Warga Sumsel di Kamboja
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePansus 12 DPRD Kota Bandung Matangkan Raperda Kesejahteraan Sosial
Next Article Hanya Modal Rp10 Ribu, Kakek di OKU Cabuli Anak Tetangga di Pinggir Rel
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20266 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,901 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,774 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,746 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?