RELUNG.ID – Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi jenazah Zainul, seorang nelayan asal Bengawan Solo, Kecamatan Lubuklinggau Utara 2, yang ditemukan tenggelam di Sungai Kelingi dekat jembatan kuning, Kelurahan Tapak Lebar, Kecamatan Lubuklinggau Barat 2, Kota Lubuklinggau, pada Minggu (2/2/2025) sekitar pukul 14.30 WIB.
Korban ditemukan tidak jauh dari lokasi tempatnya menjala ikan, dalam kondisi sudah tidak bernyawa dan tersangkut di jaring ikan.
Kepala Bidang Penanggulangan Bencana Dinas Pemadam Kebakaran Lubuklinggau, Amrinata Kusuma, menjelaskan proses pencarian dimulai pada Sabtu pagi (1/2/2025), setelah korban yang sempat berpamitan dengan keluarganya untuk menunggu kebun durian sambil menjala ikan, tidak kunjung pulang.
“Posisinya ditemukan di dasar sungai dengan kondisi terjerat jaring ikan,” kata Amrinata, didampingi oleh petugas Tagana, Dono Pratondo.
Korban diketahui telah tenggelam setelah diduga terpeleset saat menjala ikan di pinggir sungai..
Kejadian tersebut disaksikan oleh anak korban yang berusia 7 tahun, namun pada awalnya orang tua korban mengira anaknya bercanda.
Baru pada malam hari, keluarga merasa khawatir karena korban tak kunjung pulang, dan bersama warga sekitar, mereka melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian.
Pada Minggu pagi, setelah laporan diterima, Tim SAR bersama Basarnas, TNI, Polri, serta keluarga korban langsung melanjutkan pencarian.
Hasilnya, korban ditemukan di dasar Sungai Kelingi pada siang hari, dalam kondisi mengenaskan dan terperangkap di jaring ikan.
“Kami berhasil menemukan korban dekat lokasi tempat ia jatuh ke sungai,” pungkas Amrinata. (ANS)

