RELUNG.ID – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) masih menghadapi sejumlah kekosongan jabatan di struktur eselon, mulai dari eselon II hingga IV.
Hal ini diungkapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumsel Edward Candra dalam laporannya saat pengarahan Gubernur Sumsel Herman Deru dan Wakil Gubernur H Cik Ujang kepada jajaran pejabat eselon di Griya Agung, Selasa (8/4/2025).
Dari total 26.409 ASN di lingkungan Pemprov Sumsel, sebanyak 12.599 berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan 8.095 merupakan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Adapun rincian jabatan struktural di Pemprov Sumsel adalah sebagai berikut:
– Eselon I: 1 jabatan, terisi penuh
– Eselon II: 55 jabatan, terisi 47, lowong 8 jabatan
– Eselon III: 341 jabatan, terisi 307, lowong 34 jabatan
– Eselon IV: 965 jabatan, terisi 892, lowong 73 jabatan
Dengan demikian, terdapat total 115 jabatan eselon yang saat ini masih kosong, yang berpotensi memengaruhi efektivitas pelaksanaan program kerja di masing-masing OPD.
Menanggapi hal ini, Gubernur Herman Deru meminta jajaran ASN agar tetap profesional dan fokus menjalankan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing, sekaligus mengoptimalkan pelayanan publik meskipun menghadapi keterbatasan SDM struktural.
“Gaji yang diterima ASN setiap bulan berasal dari 10 juta rakyat Sumsel. Maka dari itu, kita harus bekerja serius dan pahami betul tupoksi kita masing-masing,” tegasnya.
Wakil Gubernur Cik Ujang turut menekankan pentingnya peningkatan kapasitas SDM ASN, baik melalui pelatihan maupun pendidikan lanjutan.
Ia juga mendorong percepatan pembangunan infrastruktur strategis seperti Pelabuhan Tanjung Carat dan jalan tol Muara Enim–Lahat untuk mendukung kemajuan Sumsel. (KPB)

