RELUNG.ID – Kementrian Luar Negeri Thailand mencatat setidaknya 32 warganya tewas dalam konflik di Palestina dan Israel.
Karena itu, Pemerintah Thailand meminta warganya untuk pulang dari Israel.
Bahkan, mereka pun menjanjikan akan memberikan intensif kepada warganya yang pulang dari Israel.
Baca Juga: Terungkap Bonney Anak Diluar Pernikahan Kuma dan Ginny
Intensif yang diberikan yaitu 50 ribu baht atau setara dengan Rp22 juta. Serta pinjaman lunak sebesar 150.000 baht.
Berdasarkan data dari Kementrian Tenaga Kerja Thailand, setidaknya ada 30 ribu warga Thailand di Israel. Dimana, sebagian besar bekerja di sektor pertanian.
Perdana Menteri, Srettha Thavisin mengatakan Kedutaan Besar Thailand di Tel Aviv telah melaporkan bahwa operasi darat dan pemboman udara telah meluas, dan terlalu berbahaya untuk terus tinggal di Israel.
Baca Juga: FAKTA ONE PIECE: Terungkap Dragon Benar-benar Mantan Angkatan Laut
“Saya menegaskan pendirian bahwa pemerintah ingin rakyat kami kembali,” katanya, seperti dimuat The Straits Times.
Namun pemerintah Thailand mencatat ada beberapa warga Thailand yang enggan meninggalkan Israel karena masalah keuangan.
Setidaknya ada 32 warga Thailand yang tewas dan 19 luka-luka di wilayah tersebut.

