Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Tiga Bulan Air Bersih Tidak Mengalir, Emak-emak Datangi PDAM Lematang Enim
Regional

Tiga Bulan Air Bersih Tidak Mengalir, Emak-emak Datangi PDAM Lematang Enim

alwiBy alwi08/12/2022
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Air bersih yang tidak mengalir selama tiga bulan, membuat emak-emak di Muara Enim kesal, dan menggelar demo di Kantor PDAM Lematang Enim.

Dalam aksu tersebut, puluhan emak-emak membentangkan spanduk berisi tuntutan agar air segera mengalir, sebagian bapak-bapak menggelorakan semangat ibu-ibu dengan berorasi secara bergantian. Tidak lama berselang aksi tersebut, diterima Direktur Teknik PDAM Lematang Enim, Subroto untuk duduk bersama menyampaikan tututan warga.

Dalam tututan tersebut ada empat poin yakni alirkan air PDAM secara terjadwal dalam per hari, meteran air jangan dicatat dikantor dan aktifkan kembali petugas catatan meteran, kalau ada gangguan mohon diberitahukan sebelumnya dan tingkatkan kualitas air PDAM.

Menurut Nopiah (65) warga Kampung I Desa Muara Gula Baru, mengatakan kelangkaan air bersih di desa mereka sudah berlangsung tiga bulan ini.

Selama tiga bulan, air hanya keluar menetes dan sering mati. Namun, saat tetesan air keluar meteran PDAM tetap berjalan. “Krisis air bersih semakin parah dan tidak pemberitahuan dari pihak PDAM,” keluhnya.

Akibat krisis air yang berkepanjangan tersebut, tidak jarang memicu kekesalan warga karena suasananya sudah tidak nyaman. Sebab untuk keperluan sehari warga harus ke sungai. Sedangkan untuk keperluan memasak dan minum warga harus membeli air galon dan menampung air hujan.

“Kalau sesekali bisa numpang sama tetangga yang memiliki sumur. Kalau untuk minum dan memasak terpaksa pakai air galon atau menampung air hujan,” katanya.

Koordinator Aksi Sumadi (49), mengatakan dari hasil audensi mulai malam nanti pihak PDAM mulai berkerja untuk melakukan pengecekan dan perbaikan pada pipa pendistribusian air bersih di Desa Muara Gula Baru.

“Warga kesal air tidak mengalir, meteran berjalan dan setiap bulan harus bayar iuran. Ditambah lagi jadwal pengaliran air tersebut dua hari sekali. Namun kenyataannya sudah tiga bulan air tidak mengalir,” terangnya.

Sementara itu, Direktur Teknik PDAM Lematang Enim, Subroto terkait keluhan masyarakat Desa Muara Gula Baru sebenarnya air bersih itu ada. Namun tidak sampai ke line pipa pendistribusian di Desa Muara Gula Baru. Sebab, kata dia, pertama kita sering padam listrik, tegangan aliran listrik dari PLN tidak stabil.

“Pengaliran air disana dua hari sekali. Pada saat giliran pengaliran air disana tidak bisa beroperasi karena mengalami gangguan di PLN,”katanya.

Untuk itu, pihaknya akan segera menuntaskan upaya untuk menanggulangi keluhan masyarakat ada tiga tahap yakni jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang. Jangka pendek pihaknya akan mencoba melakukan pengaliran dan mengirim mobil tanki air bersih untuk keperluan masyarakat secara gratis.

Jangka menengah, pihak akan mengkroreksi pipa pendistribusian air bersih Desa Muara Gula Baru. Kemudian, jangka panjangnya pihaknya akan menambah kapasitas produksi intake Talang Jawa dan intake Pelitasari.

“Tahapan jangka panjang tersebut kita sudah sampaikan dan dikoordonasikan dengan PUPR dan Perintah pusat juga untuk pembangunan intake tersebut,” jelasnya.

Setelah mendengarkan penjelasan dan tanggapan pelayanan dari pihak PDAM, para ibu-ibu membubarkan diri dan melanjutkan aksi di halaman Pemkab Muara Enim dan Kantor DPRD Kabupaten Muara Enim.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleKalah Lawan Maroko dalam Piala Dunia 2022, Pelatih Spanyol Luis Enrique Resmi Dipecat
Next Article Dua Pekan Aliran Air Bersih di Muara Enim Tak Mengalir, PDAM Lematang Enim Harus…
alwi

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20266 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,893 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,766 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,739 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?