RELUNG.ID – Rute penerbangan internasional Palembang-Madinah yang sempat vakum akibat Covid-19 akhirnya kembali dibuka.
Ratusan jemaah umrah dari berbagai kabupaten Kota di Sumsel pun kini diberangkatkan.
“Penerbangan ini dilakukan dua kali dalam seminggu menggunakan pesawat Air Bus 330,” kata Direktur Utama (Dirut) Lion Air Grup, Capt Dani Putut, Rabu (10/8).
Baca Juga: Wow! OnePlus Ace 2 Pro Bakal Hadir dengan RAM 24GB
Dia mengatakan, program umrah ini berlangsung selama 9 hari. Dimana, jemaah diberangkatkan dari bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) 2 ke Bandara King Abdul Aziz.
“Untuk penerbangan perdana itu ada 433 jemaah yang kita berangkatkan dari 2 agen perjalanan yakni Zafa Tour dan Sriwijaya Mega Wisata,” terangnya.
Dia berharap ibadah jemaah dapat berjalan lancar dan mendapatkan pahala. Serta para jemaah sampai tujuan ibadah sesuai yang kita inginkan.
Baca Juga: Hwang Minhyun Bakal Bintangi Drakor Baru yang Diadaptasi dari Webtoon
“Terima kasih sudah mempercayakan perjalanan umroh pada Lion Air grup,” pungkasnya.
Sementara itu, Gubernur Sumsel, Herman Deru sempat mengatakan perjuangan Pemprov, DPRD dan pihak Angkasa Pura untuk membuka kembali Bandara SMB II menjadi bandara Internasional kini tidak sia-sia.
“Selama ini sempat vakum selama tiga tahun akibat Covid-19, tapi sekarang kembali menjadi tempat keluar masuknya pesawat luar negeri,” katanya.
Baca Juga: ‘Hellbound’ Season 2 Rilis Video Dibalik Layar, Siap-siap Bakal Tayang di Netflix
Dia berharap dengan adanya penerbangan langsung atau direct flight Palembang-Madinah masyarakat Sumsel khususnya jemaah umroh akan mendapatkan kenyamanan dan kemudahan.
“Saat ini Pemprov juga tengah memperjuangkan direct flight untuk Malaysia dan Singapura,” pungkasnya.

