Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Tiga Wilayah Sumsel Masuk Zona Berbahaya, Palembang Catat ISPU Tertinggi
Indeks

Tiga Wilayah Sumsel Masuk Zona Berbahaya, Palembang Catat ISPU Tertinggi

RiyadiBy Riyadi02/10/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan menyelimuti kota Palembang. (Riyadi/Relung)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
RELUNG.ID- Kualitas udara di sejumlah wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) kembali memburuk akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Berdasarkan data Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP) Sumsel, Jumat (2/10/2026) pukul 06.00 WIB, dari sembilan wilayah yang terpantau, tiga daerah masuk kategori Berbahaya.
Ketiga wilayah tersebut yakni Palembang, Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), dan Ogan Ilir. Sementara tiga wilayah berada pada kategori Sangat Tidak Sehat, dua wilayah Tidak Sehat, dan satu wilayah kategori Baik.
Baca juga :   Prakiraan Cuaca Palembang, Siang Nanti Hujan Petir
Palembang menjadi wilayah dengan kualitas udara terburuk dalam pemantauan DLHP Sumsel.
Pada pukul 06.00 WIB, konsentrasi PM2.5 di Palembang tercatat 442 mikrogram per meter kubik (µg/m³), sedangkan PM10 mencapai 796 µg/m³.
Kondisi tersebut kemudian kembali memburuk. Berdasarkan pemantauan pukul 09.00 WIB, nilai ISPU Palembang disebut mencapai 890, dengan konsentrasi PM2.5 sebesar 463 µg/m³ dan PM10 mencapai 890 µg/m³.
Baca juga :   Krisis Keuangan Melanda, Sriwijaya FC Terancam Bubar
Sementara itu, PALI mencatat konsentrasi PM2.5 sebesar 363 µg/m³ dan PM10 sebesar 362 µg/m³. Sedangkan Ogan Ilir mencatat PM2.5 sebesar 332 µg/m³ dan PM10 sebesar 202 µg/m³.
Kepala Stasiun Klimatologi Kelas I Sumsel Wandayantolis mengatakan kondisi udara Palembang memang kembali memburuk sejak dini hari.
Menurutnya, berdasarkan pemantauan Stasiun PM2.5 Musi 2 Palembang, konsentrasi PM2.5 bahkan sempat mencapai 652,7 µg/m³ pada pukul 05.00 WIB.
Baca juga :   Rilis di Dunia Nyata, Lamborghini Revuelto Juga Hadir di Game Asphalt 9: Legends
“Pagi ini kualitas udara Palembang kembali memburuk. Kategorinya tercatat pada level berbahaya. Angka tertinggi tercatat di Stasiun PM2.5 Musi 2 Palembang sebesar 652,7 µg/m³,” kata Wandayantolis, Jumat (2/10/2026).
Ia menjelaskan, peningkatan konsentrasi PM2.5 terjadi sejak dini hari. Pada pukul 03.00 WIB, angkanya mencapai 590,5 µg/m³, kemudian naik menjadi 630,1 µg/m³ pada pukul 04.00 WIB sebelum mencapai puncak pada pukul 05.00 WIB.
Selain Palembang, PALI dan Ogan Ilir juga berada pada kategori Berbahaya.
Baca juga :   Bocah SD Tenggelam di Bendungan Irigasi saat Menonton Perlombaan 17 Agustus
Kemudian Prabumulih mencatat PM2.5 sebesar 240 µg/m³ dan PM10 144 µg/m³. Banyuasin mencatat PM2.5 sebesar 213 µg/m³, sedangkan Lahat memiliki PM2.5 sebesar 206 µg/m³ dan PM10 134 µg/m³.
Ketiga daerah tersebut masuk kategori Sangat Tidak Sehat.
Sementara Musi Banyuasin dan Musi Rawas berada pada kategori Tidak Sehat. Adapun Muara Enim menjadi satu-satunya wilayah dalam pemantauan tersebut yang berada pada kategori Baik, dengan ISPU 6.
Memburuknya kualitas udara tersebut terjadi di tengah masih berlangsungnya karhutla di sejumlah wilayah Sumsel. Data pemantauan lain pada Jumat pagi juga menunjukkan kabut asap masih menyelimuti Palembang.
Kondisi tersebut meningkatkan risiko paparan partikulat bagi masyarakat, terutama kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil serta warga yang memiliki gangguan pernapasan.
Wandayantolis sebelumnya mengimbau masyarakat membatasi aktivitas di luar ruangan ketika kualitas udara memburuk. Jika harus beraktivitas di luar, masyarakat disarankan menggunakan perlindungan seperti masker.
“Kondisi kualitas udara masih perlu menjadi perhatian, terutama bagi kelompok masyarakat yang sensitif terhadap pencemaran udara. Masyarakat dapat mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi udara memburuk dan selalu menggunakan masker,” pungkasnya. [DSK]
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleMenantu Gubernur Sumsel Syamsuddin Kunjungi Jokowi, Akui Minta Restu
Next Article Dilantik Jadi Anggota Wantimpres Prabowo, Rocky Gerung Sebut Hanya Pindah dari Luar ke Dalam
Riyadi

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20265 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,884 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,756 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,730 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?