RELUNG.ID – TikTok Shop by Tokopedia bersama Kementerian Pariwisata Republik Indonesia (Kemenpar RI) terus memperluas jangkauan program edukasi kreator muda, Creators Lab.
Program ini hadir di lebih banyak wilayah, dimulai dari Palembang pada Selasa (11/3/2025), dan akan berlanjut ke Medan, Bandung, Bali, Makassar, serta Lombok.
Creators Lab dirancang untuk membekali ribuan mahasiswa Politeknik Pariwisata (Poltekpar) dengan keterampilan menjadi affiliate content creator.
Harapannya, mereka dapat membantu mempromosikan pariwisata lokal sekaligus memasarkan produk UMKM indikasi geografis, khususnya yang tersedia di TikTok Shop.
“Di era digital, platform teknologi berperan penting dalam promosi pariwisata lokal dan produk unggulan berbasis geografis. Kami mengapresiasi TikTok Shop by Tokopedia yang menghadirkan Creators Lab di berbagai daerah. Program ini memungkinkan lebih banyak anak muda berkreasi menghasilkan konten yang berdaya jual, mendukung promosi destinasi wisata, serta meningkatkan penjualan UMKM lokal,” ujar Asisten Deputi Peningkatan Kapasitas SDM Aparatur dan Pendidikan Vokasi Kemenpar, Andar Danova L. Goeltom.
Program ini bukan pertama kalinya diadakan. Sebelumnya, Creators Lab telah sukses digelar di Surabaya bersama Pemkot Surabaya dan Surabaya Next Leader, di Tegal dengan BNI, di Solo bersama Difabel Berdaya Solo, di Jakarta berkolaborasi dengan Rumah BUMN BRI dan Nasari Digital, serta di Bekasi bersama Kemenekraf RI.
Dari rangkaian kegiatan ini, ratusan kreator muda telah diberdayakan untuk mendukung pariwisata dan UMKM lokal.
Director of Tokopedia and TikTok E-commerce, Vonny Susamto, menjelaskan bahwa keberadaan affiliate content creator sangat membantu meningkatkan penjualan produk di TikTok Shop.
“Setelah berkolaborasi dengan kreator naungan Creators Lab, sejumlah penjual di Pasar Tanah Abang mengalami peningkatan nilai transaksi rata-rata hampir 9,5 kali lipat,” ungkapnya.
Melalui Creators Lab, mahasiswa Poltekpar dibekali keahlian dalam pembuatan konten di TikTok, sehingga mereka memiliki modal untuk bersaing di era digital.
Harapannya, program ini dapat mempertemukan UMKM indikasi geografis dengan kreator muda dari Poltekpar agar mereka dapat berkolaborasi dalam meningkatkan pendapatan dan mempromosikan pariwisata lokal secara lebih luas. (CKM)

