RELUNG.ID – Tim gabungan akhirnya berhasil menemukan Brata (30), korban terakhir dalam insiden tenggelamnya ketek di Sungai Rawas, tepatnya di Desa Beringin Makmur (BM), Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Muratara. Korban ditemukan dalam keadaan mengapung di muara Sungai Liam pada Rabu (5/3) sekitar pukul 18.00 WIB.
Penemuan korban ini merupakan hasil kerja keras tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD Muratara, Tim SAR Brimob Petanang, Polsek Rawas Ilir, serta warga sekitar yang turut membantu proses pencarian.
Kapolres Muratara AKBP Koko Arianto Wardani, S.I.K melalui Kapolsek Rawas Ilir Iptu Andri Firmasyah membenarkan bahwa korban ketiga dalam insiden ini telah ditemukan.
“Ya, korban sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di muara Sungai Liam,” ujar Kapolsek.
Setelah ditemukan, jenazah Brata langsung dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Bingin Teluk untuk pemeriksaan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
“Jenazah korban langsung dibawa ke Puskesmas dan setelah itu diserahkan kepada pihak keluarga untuk dikebumikan,” tambahnya.
Sebelumnya, sebuah perahu ketek yang membawa tujuh penumpang tenggelam di Sungai Rawas, tepatnya di perairan antara Desa Beringin II (BM II) dan Desa Beringin I (BM I), Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Senin (3/3) sekitar pukul 18.45 WIB.
Akibat kejadian tersebut, tiga orang dinyatakan hilang dan hingga kini masih dalam pencarian. Ketiga korban adalah Rapik alias Mael (40), warga BM I Kecamatan Rawas Ilir; Brata (30), warga Palembang; serta Ikbal (36), warga Medan.
Kapolsek Rawas Ilir, Iptu Andri Firmansyah, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, perahu ketek itu awalnya berangkat dari BM II menuju BM I. Namun, saat berada di tengah sungai, perahu oleng hingga akhirnya tenggelam.
“Dari tujuh penumpang, empat berhasil menyelamatkan diri, sementara tiga lainnya hilang dan masih dalam pencarian,” ujar Andri, Selasa (4/3).
Tim gabungan dari Polsek Rawas Ilir, Basarnas, BPBD Muratara, serta masyarakat setempat terus berupaya mencari para korban dengan menyisir aliran Sungai Rawas.
“Kami masih melakukan pencarian dengan menyisir sungai, namun hingga saat ini ketiga korban belum ditemukan,” kata Kabid Pencegahan BPBD Muratara, Mathir. (LTM)

