RELUNG.ID – Tim gabungan TNI-Polri bersama Pemkab Muba terus berupaya untuk menghentikan aktivitas tambang ilegal di Muba.
Kali ini, tim gabungan TNI-Polri bersama Pemkab Muba melakukan penutupan tambang ilegal di wilayah Keluang, Muba.
Penutupan itu dengan memasang spanduk serta garis kepolisian.
Baca Juga: Jangan Takut! Pijat Bayi Bermanfaat Sekali
Kapolsek Keluang, Iptu M Kurniawan Azwar mengatakan, pihaknya telah melaksanakan kegiatan penutupan dan memberikan imbauan terhadap pelaku dan pemilik illegal drilling dan refinery di wilayah hukum Kecamatan Keluang, Musi Banyuasin (Muba).
“Harapan kami aktivitas pengeboran minyak ilegal dan penyulingan minyak ilegal ini dihentikan,” katanya, Sabtu (26/5).
Dia menerangkan, aktivitas ini dapat membahayakan keselamatan, serta melanggar ketentuan hukum yang berlaku. “Karena itu, kami melakukan penutupan tambang ilegal ini,” terangnya.
Baca Juga: Kekuatan Cinta! Noelle yakin Asta akan Datang ke Kerajaan Clover
Sementara itu, salah satu pekerja penyulingan minyak ilegal, RU (45) mengaku siap mentaati peraturan untuk menghentikan aktivitas penyulingan minyak Ilegal. Namun dirinya membutuhkan solusi untuk pekerjaan lainnya.
Dia mengaku, pekerjaan tersebut, merupakan satu-satunya pekerjaan yang dapat menopang ekonomi dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Kami masyarakat berharap ada solusinya, daripada kami jadi kriminal,” pungkasnya.

