RELUNG.ID – Tim SAR gabungan berhasil menemukan lima korban yang dinyatakan hilang setelah Jembatan Lalan ambruk akibat ditabrak tongkang pada Senin, 12 Agustus 2024.
“Pencarian di hari kedua membuahkan hasil dengan ditemukannya kelima korban, “kata Kepala Kantor SAR Palembang, Raymond Konstantin, Rabu (14/8/2024).
Korban yang ditemukan antara lain Muhammad Kusdio (42 tahun) dan Hendra Hanlipi (13 tahun), keduanya warga P5 Desa Sari Agung, Musi Banyuasin (Muba); Mohamad Alansyah (15 tahun) dan Misbahul Munir (31 tahun), warga Desa Sukajadi; serta Ribut Riyadi (34 tahun) yang tercatat sebagai warga Palembang.
“Korban kelima, Ribut Riyadi, ditemukan dalam kondisi mengapung di tengah Sungai Lalan sekitar pukul 10.10 WIB, atau 100 meter dari lokasi awal kejadian, dalam keadaan meninggal dunia. Semua korban telah dievakuasi dan diserahkan kepada keluarga masing-masing untuk proses pemakaman, “kata dia.
Selain korban meninggal dunia, data dari BPBD Muba menunjukkan terdapat tujuh korban luka-luka akibat peristiwa ini. Korban luka di antaranya adalah Raka, M. Riansyah, Saiqul, Heri, Andre, dan Elpis.
Peristiwa ini terjadi ketika Tugboat Medelin Spirit yang dinakhodai Khomsyah Alief, menggandeng Tongkang Sentana Jaya bermuatan batu bara dari Jetty PT. Sriwijaya Bara Logistic, menabrak Jembatan Lalan dengan bantuan assist dari Tugboat Paris 22 yang dinakhodai oleh Marlion.[AYK]

