RELUNG.ID – Lahan gambut di Sumsel kini mulai terbakar, khususnya di wilayah OKI.
Tercatat ada dua lahan gambut yang terbakar, yaitu Desa Deling, Kecamatan Pangkalan Lampam dan Desa Serdang, Kecamatan Pampangan, OKI.
Bahkan hingga saat ini proses pemadaman pun masih terus dilakukan di lahan tersebut.
Baca Juga: Bawa Pengisian Daya 35 Watt, Honor Magic Vs2 Bakal Diluncurkan Akhir Tahun
Kepala Balai Pengendalian Perubahan Iklim dan Kebakaran Hutan dan Lahan (BPPIKHL) Wilayah Sumatera, Ferdian Kristianto mengatakan, kedua wilayah ini merupakan satu hamparan dengan luasan yang luar biasa.
“Kami hitung itu bisa sampai 150 hektar, dan pemadaman masih terus dilakukan,” katanya.
Untuk proses pemadaman ini, pihaknya menerjunkan 45 petugas yang merupakan gabungan dari Dalops OKI dan Lahat.
Baca Juga: Sudah Kalah! Black Bull Hentikan Kiamat Kerajaan Clover
Menurutnya yang saat ini menjadi kendala yaitu sumber air. Hal ini diakibatkan tinggi air muka tanah pada lahan gambut berkurang. Sehingga, lahan gambut menjadi kering.
Selain itu, dengan berkurangnya tinggi air muka tanah maka menyulitkan petugas untuk melakukan pemadaman.
“Tim darat kesulitan karena sumber air sekarang sudah berkurang, begitu juga tim udara harus mencari sumber air yang jauh untuk melakukan waterbombing,” ujarnya.
Baca Juga: ‘Suunjapbang’, Kisah Si Penulis Resep Tradisional di Dinasti Joseon
Karena itu, dia berharap ini menjadi peringatan bagi semua pihak untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Apalagi, kondisi kemarau diprakirakan hingga Oktober mendatang.
“Biasanya karhutla ini meningkat pada September dan Oktober. Jadi ini harus diantisipasi,” pungkasnya.

