RELUNG.ID – Menjelang perayaan Idulfitri 1447 H, banyak keluarga mulai menyiapkan hidangan khas Lebaran, salah satunya Ketupat.
Makanan berbahan dasar beras yang dimasak dalam anyaman janur ini hampir selalu hadir di meja makan saat Lebaran, biasanya disajikan bersama Opor Ayam, Rendang, maupun Sambal Goreng Ati.
Proses pembuatan ketupat yang memerlukan waktu perebusan hingga beberapa jam sering dianggap cukup merepotkan.
Agar lebih praktis, ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk membuat ketupat secara lebih efisien tanpa mengurangi kualitasnya.
Gunakan beras yang sudah direndam
Salah satu cara mempercepat proses memasak ketupat adalah dengan merendam beras terlebih dahulu selama sekitar 30–60 menit.
Proses ini membantu beras menyerap air sehingga waktu perebusan dapat lebih singkat.
Isi ketupat dengan takaran yang tepat
Saat memasukkan beras ke dalam anyaman janur, sebaiknya isi sekitar setengah hingga dua pertiga bagian saja. Jika terlalu penuh, ketupat akan sulit matang merata dan membutuhkan waktu lebih lama untuk dimasak.
Gunakan panci bertekanan (pressure cooker)
Untuk menghemat waktu dan energi, ketupat dapat dimasak menggunakan panci bertekanan. Dengan metode ini, waktu memasak bisa dipersingkat menjadi sekitar 45 menit hingga 1 jam, jauh lebih cepat dibandingkan perebusan biasa yang bisa mencapai 3–4 jam.
Masak dalam jumlah sekaligus
Agar lebih hemat gas atau listrik, ketupat sebaiknya dimasak dalam jumlah cukup banyak sekaligus. Cara ini membuat proses memasak lebih efisien dibandingkan memasak dalam beberapa tahap.
Tiriskan dengan cara digantung
Setelah matang, ketupat sebaiknya digantung agar air sisa rebusan dapat keluar. Cara ini membuat tekstur ketupat lebih padat dan tidak cepat basi.
Dengan menerapkan cara-cara tersebut, masyarakat tetap bisa menyiapkan ketupat untuk Lebaran dengan lebih praktis dan efisien. Tradisi menyajikan ketupat pun tetap terjaga tanpa harus menghabiskan terlalu banyak waktu dan energi di dapur. (LWM)

