RELUNG.ID — Dokter Leksmana dari Kasi Lansia, Disabilitas, dan PKP3JH Daker Madinah memberikan imbauan kepada jemaah haji, khususnya lansia, untuk mempersiapkan diri menghadapi suhu panas yang mencapai 40 derajat Celsius di Tanah Suci.
Hal ini bertujuan untuk mencegah heat stroke, yang dapat berdampak buruk pada kesehatan jemaah.
Beberapa tips pencegahan heat stroke yang disarankan adalah:
1. Minum Banyak Air Putih
Minum air putih secara teratur tanpa harus menunggu rasa haus. Jemaah disarankan untuk meminum tiga hingga empat liter air setiap hari.
2. Menyemprot Wajah dengan Air Bersih
Menyemprot wajah dengan air bersih dapat membantu mengurangi panas di kulit.
3. Menggunakan Alat Pelindung Diri
Saat melakukan aktivitas di luar hotel atau penginapan, jemaah disarankan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti payung, topi berdaun lebar, kacamata hitam, pelembap kulit, tabir surya (sunscreen), dan masker medis untuk menjaga kelembapan aliran napas.
Selain itu, disarankan untuk menggunakan baju longgar dan nyaman untuk mencegah kenaikan suhu tubuh, melindungi diri dari sengatan matahari langsung, dan mendapatkan istirahat yang cukup.
Dengan jumlah kuota haji Indonesia sebanyak 241.000 jemaah, termasuk lebih kurang 45.000 jemaah lansia dengan usia 65 tahun ke atas, jemaah juga diingatkan untuk membawa obat-obatan pribadi yang dibutuhkan, karena mungkin tidak semua obat termasuk dalam list obat yang disiapkan oleh tim kesehatan.
Dengan langkah-langkah pencegahan ini, diharapkan jemaah haji dapat menjaga kesehatan dan menghindari risiko heat stroke selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

