Sepucuk surat ditemukan bersama si jabang bayi laki-laki di depan Bengkel motor milik Andong Edwar di Rt 06, Rw 01, Kelurahan Gelumbang, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim, Senin (26/9).
Bayi dengan berat 2,1 kilogram dan panjang badan 48 cm, serta dibedong rapi bersama perlengkapan bayi lainnya, diduga sengaja ditinggalkan orangtuanya. Demikian terungkap dalam isi surat yang ditemukan.
Assalamualaikum,
Saya mohon jaga anak saya karena kami tidak mampu untuk menghidupinya. Saya mohon dengan sepenuh hati tolong jaga, rawat anak saya. Semoga Tuhan membalas semua kebaikan yang telah mau merawat dan menjaga anak saya. Saya mohon urus dengan baik dan saya mohon jangan cari keluarganya karena kami orang yang tidak mampu.
Kami cuma sebatas bisa membelikan baju tapi tidak bisa lebih dari itu, karena uang yang saya gunakan untuk membeli baju itu dari tabungan yang sudah lama dan di amplop ini ada sisa tabungan saya untuk yang merawat dan kebutuhan anak kami. Sayangi anak saya seperti ibu dan bapak menyayangi anak ibuk / bapak sendiri.
Di akhir Surat wasiat tersebut, ditandatangani dan diberi nama sesuai penulis wasiat yaitu Wijaya.
Kapolsek Gelumbang, Iptu Rendy Novriady membenarkan penemuan bayi bersama sepucuk surat yang diduga ditinggalkan orangtua si jabang bayi. Meski demikian, dia tidak membenarkan perbuatan yang menelantarkan bayi tersebut. Karena itu, pihaknya masih mencari tahu siapa orangtua si bayi.
“Apapun ceritanya, menelantarkan bayi tersebut adalah perbuatan yang tidak dibenarkan baik dalam nilai apapun,” tegasnya, Selasa (27/9).
Dia menjelaskan, penemuan bayi ini pada Senin kemarin (26/9) sekitar pukul 19.15 WIB. Saat itu, pemilik Bengkel motor yaitu Andong Edwar keluar dan melihat ada benda yang diletakkan di atas tempat duduk menunggu bengkel. Usia bayi ini sendiri diperkirakan baru 2 hingga 3 hari karena masih terdapat tali pusar.
“Saat ini, bayi tersebut telah diserahkan ke pihak Puskesmas Gelumbang untuk dilakukan perawatan,” pungkasnya.

