Raka diduga tenggelam saat berupaya menyelamatkan sepupunya yang terseret arus ketika berenang di pinggir Sungai Musi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban bersama dua temannya, Dafa dan Fathona, awalnya bermain sekaligus berenang di sekitar tepian Sungai Musi.
Saat tengah berenang, Dafa tiba-tiba terseret arus. Melihat kondisi tersebut, Raka dan Fathona berusaha memberikan pertolongan dengan membawa Dafa menuju tepian sungai.
Namun, saat berusaha menyelamatkan Dafa, Raka justru ikut terseret arus hingga ke bagian tengah sungai. Korban kemudian tenggelam dan tidak terlihat lagi.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 09.30 WIB. Informasi kejadian kemudian diterima Kantor SAR Palembang sekitar pukul 11.00 WIB.
Kepala Kantor SAR Palembang Raymond Konstantin mengatakan, setelah menerima laporan, pihaknya langsung mengerahkan personel menuju lokasi untuk melakukan operasi pencarian dan pertolongan.
Pencarian terhadap korban dipimpin langsung Kasi Operasi Kantor SAR Palembang, Mancarah Wanto, S.E.
“Tim SAR melakukan penyelaman di sekitar lokasi awal korban dinyatakan tenggelam. Selain penyelaman, pencarian juga dilakukan dengan penyisiran permukaan air secara visual di sekitar lokasi kejadian hingga radius 3 kilometer,” kata Raymond.
Sementara itu, Kasi Operasi Kantor SAR Palembang Mancarah Wanto mengatakan operasi pencarian melibatkan tim SAR gabungan dari berbagai unsur.
Tim tersebut terdiri dari Basarnas Kantor SAR Palembang, TNI AL, Polairud, Damkar, BPBD, PMI serta masyarakat.
Menurut Mancarah, seluruh unsur SAR gabungan terus melakukan pencarian dengan mengoptimalkan sejumlah metode sesuai kondisi di lapangan.
“Kami bersama seluruh unsur SAR gabungan terus melakukan pencarian terhadap korban. Pencarian dilakukan melalui penyelaman di sekitar lokasi awal korban tenggelam serta penyisiran permukaan air secara visual hingga radius 3 kilometer. Kami berharap korban dapat segera ditemukan,” ujar Mancarah.
Ia mengimbau masyarakat, khususnya anak-anak dan remaja, agar tidak melakukan aktivitas berenang di sungai. Terlebih, kondisi arus dan kedalaman sungai dapat berubah serta membahayakan keselamatan.
Mancarah juga mengingatkan masyarakat agar segera meminta bantuan orang dewasa atau petugas apabila melihat seseorang mengalami kondisi darurat di perairan, sehingga upaya pertolongan dapat dilakukan dengan cara yang lebih aman.
Hingga berita ini diterbitkan, Raka masih belum ditemukan. Operasi SAR gabungan masih terus dilakukan untuk mencari keberadaan korban. [FZN]

