RELUNG.ID – Toyota Motor Corporation kembali memperluas lini kendaraan listriknya dengan menghadirkan varian off‑road bernama bZ Woodland, yang merupakan “kembar” dari Subaru Trailseeker EV.
Peluncuran ini menjadi yang ketiga setelah Toyota melancarkan bZ 2026 dan C‑HR EV 2026 dalam sepekan terakhir.
Dibandingkan dengan bZ standar, bZ Woodland memiliki kelongsong bodi berwarna hitam, rel atap, serta pelat selip (skid plate) di bagian depan dan belakang untuk perlindungan ekstra saat melibas medan berat. Panjangnya bertambah 150 mm, sehingga volume bagasi meningkat menjadi 850 liter.
Toyota membekali bZ Woodland dengan dua motor listrik yang menggerakkan empat roda (all‑wheel drive), menghasilkan total daya maksimum 375 hp.
Meskipun kemampuan off‑road ditingkatkan, kapasitas baterai dan aerodinamika berubah sedikit, sehingga jarak tempuhnya turun dari 488 km (versi standar) menjadi 418 km menurut siklus WLTP.
Untuk menegaskan kemampuannya di lintasan berat, bZ Woodland mendapatkan peningkatan ground clearance menjadi 211 mm sekitar 25 mm lebih tinggi dibanding bZ vanilla.
Fitur X‑Mode untuk mode berkendara off‑road pun tetap hadir, meski sebenarnya sudah ada pada model bZ standar.
Toyota menyematkan port pengisian NACS (North American Charging Standard) pada bZ Woodland, memudahkan pengisian di stasiun fast‑charging terkini di pasar AS.
Sementara bZ standar dijadwalkan tiba di Amerika Serikat pada paruh kedua 2025, Toyota menegaskan bahwa bZ Woodland akan mengikuti pada awal 2026, bersamaan dengan peluncuran C‑HR EV di pasar (LWM)

