RELUNG.ID — Tradisi salat Tarawih di Masjid Sultan Mahmud Badaruddin Jayowikramo atau Masjid Agung Palembang masih mempertahankan kebiasaan membaca Al-Qur’an satu juz dalam semalam.
Menurut Humas Masjid Agung Palembang, Lia, tradisi membaca satu juz Al-Qur’an setiap malam saat salat Tarawih sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masjid ini sejak lama. Hal ini dilakukan agar jemaah dapat menyelesaikan khatam Al-Qur’an pada bulan Ramadan.
Lia menjelaskan bahwa salat Tarawih di masjid ini tetap dilaksanakan seperti tahun sebelumnya, dengan melaksanakan 23 rakaat, terdiri dari 20 rakaat untuk salat Tarawih dan 3 rakaat untuk witir.
Pada hari kedua salat Tarawih, Ustad Rasyid Siddiq Al Hafizh dipercayakan sebagai imam, dan ribuan jemaah memadati Masjid Sultan Mahmud Badaruddin Jayo Wikramo. Bahkan, sebagian jemaah rela melaksanakan salat di halaman masjid.
Salah satu jemaah masjid, Omeng, menyatakan bahwa dia dan keluarganya telah menjadikan Masjid Agung sebagai tempat salat Tarawih setiap tahunnya. Menurutnya, salat di masjid ini memberikan ketenangan dan kenyamanan tersendiri.
Dengan mempertahankan tradisi membaca satu juz Al-Qur’an setiap malam, Masjid Sultan Mahmud Badaruddin Jayowikramo terus memperkuat kegiatan ibadah di bulan Ramadan dan menarik ribuan jemaah untuk beribadah bersama. [RG]

