RELUNG.ID – Penurunan angka stunting terus menjadi fokus semua pihak. Tak terkecuali Kodam II Sriwijaya.
Didampingi Gubernur Sumsel, Kodam II Sriwijaya meresmikan program ‘Dapur Masuk Sekolah’ tahun 2023.
Diharapkan dengan program tersebut mampu menurunkan angka stunting hingga 4,4 persen.
Baca Juga: Fakta Menarik dari Gojo Satoru di Jujutsu Kaisen Season 2
Gubernur Sumsel, Herman Deru mengatakan, di tahun 2022 lalu. Sumsel berhasil menurunkan angka stunting yang semula 24,8 persen menjadi 18,6 persen atau turun 6,2 persen.
Dengan adanya program dari Kodam II Sriwijaya ini, diharapkan tahun ini mampu turun hingga 4,4 persen. Dari semula 18,6 persen menjadi 14 persen.
“Target ini sesuai dengan penetapan Presiden RI, dimana angka stunting harus turun menjadi 14 persen,” katanya, Jumat (22/9).
Baca Juga: Alya Sport Tebar Pesona di Lantai GIIAS Surabaya
Menurutnya, penurunan ini tentunya tidak lepas dari upaya semua pihak. Karena itu, dia pun berharap Forkopimda dan seluruh instansi tetap kompak.
Meskipun, periode pertamanya sebagai Gubernur Sumsel akan segera berakhir.
“Kami sangat mengapresiasi program cerdas dan brilian dari Kodam II Sriwijaya ini,” ujarnya.
Baca Juga: Motor Listrik Kawaki Segera Mengaspal, Ini Spesifikasinya
Sementara itu , Aster KSAD, Mayjen TNI Daniel Chardin melalui virtual mengungkapkan, kekurangan gizi bagi anak merupakan sesuatu yang berbahaya karena dapat mempengaruhi tumbuh kembang anak.
“Karena itu, kami mengapresiasi Pangdam II Sriwijaya yang telah mendukung pemerintah untuk mengatasi persoalan stunting di Indonesia khususnya di Sumsel,” pungkasnya.

