RELUNG.ID – Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali memberikan klarifikasi terkait polemik keaslian ijazah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi). Klarifikasi ini disampaikan melalui kanal YouTube resmi UGM, menghadirkan Rektor UGM Ova Emilia, Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Pengajaran Wening Udasmoro, serta Dekan Fakultas Kehutanan Sigit Sunarta, dengan Juru Bicara UGM I Made Andi Arsana sebagai moderator.
Rektor UGM, Ova Emilia, menegaskan bahwa Jokowi resmi tercatat sebagai lulusan Fakultas Kehutanan UGM. “Kami memiliki data dan bukti bahwa Bapak Joko Widodo sah menjadi lulusan UGM. Ijazah asli telah diserahkan kepada beliau saat wisuda pada November 1985,” ujarnya.
Ova menambahkan, setelah ijazah diberikan, tanggung jawab penyimpanan sepenuhnya ada pada pemiliknya. “Ijazah merupakan dokumen pribadi, sehingga bukan kewenangan kami untuk mempublikasikannya. UGM hanya memastikan Jokowi masuk, mengikuti proses pendidikan, dan lulus sesuai prosedur,” jelasnya.
Wakil Rektor UGM, Wening Udasmoro, menjelaskan bahwa konfirmasi alumni sebaiknya dilakukan melalui pemilik ijazah, bukan pihak kampus. “UGM tidak dapat memberikan data pribadi kepada pihak yang tidak berwenang. Namun, bila diminta oleh lembaga resmi negara, kami siap memberikan informasi,” tegasnya.
Sementara itu, Dekan Fakultas Kehutanan UGM, Sigit Sunarta, memaparkan detail perjalanan akademik Jokowi. Jokowi tercatat masuk UGM setelah lolos tes dan resmi registrasi pada 28 Juli 1980. Dokumen registrasi hingga herregistrasi semester lima juga tersedia, meski kini berada di kepolisian sebagai barang bukti.
Sigit mengungkapkan Jokowi menyelesaikan skripsi di bawah bimbingan Dr. Ir. Achmad Sumitro, sedangkan dosen wali akademiknya adalah Ir. Kasmudjo. Terkait lembar pengesahan skripsi yang tak mencantumkan tanggal, Sigit menilai hal itu wajar mengingat proses revisi manual pada era tersebut.
Mengenai IPK, Sigit memastikan Jokowi lulus dengan nilai jauh di atas standar minimal. “Minimal IPK untuk lulus Sarjana adalah 2,5, dan Jokowi memenuhi syarat itu. Kami juga memiliki dokumen asli yang kini diamankan oleh Polri,” ujarnya.
Selain itu, Jokowi juga tercatat melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Ketoyan, Boyolali. Bukti nilai KKN serta berita acara ujian pendadaran memperkuat kelulusan Jokowi.
“Semua dokumen autentik, diverifikasi oleh Puslabfor, dan dinyatakan asli. Tidak ada keraguan, Jokowi adalah alumni UGM yang lulus tahun 1985,” tegas Sigit.[THQ]

