RELUNG.ID — Universitas Sriwijaya (Unsri) telah memulai proses penerimaan calon Mahasiswa Baru (Maba) melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP). Sebanyak 1.748 peserta seleksi sudah mendaftar melalui jalur tersebut.
Rektor Unsri, Taufiq Marwa, menyatakan bahwa peserta sedang menjalani proses validasi data. Validasi dilakukan untuk memastikan kelulusan peserta berdasarkan standar nilai rata-rata yang sesuai dengan Pangkalan Data Siswa dan Sekolah (PDSS).
Jalur SNBP merupakan seleksi yang mengikutsertakan siswa-siswi SMA, MA, atau SMK, berdasarkan prestasi dan nilai rapor untuk mendapatkan pendidikan tinggi di universitas, ditujukan bagi lulusan terbaik dari sekolah masing-masing.
Tahun ini, Unsri menerima calon Maba melalui tiga seleksi, yaitu SNBP, SNBT, dan jalur mandiri. Seleksi jalur SNBT akan melibatkan ujian bersama dan tes tertulis secara nasional.
“Pendaftaran jalur SNBT akan dibuka mulai 30 April 2024. Peserta yang lolos seleksi SNBP tidak dapat mengikuti seleksi lainnya karena aturan yang telah ditetapkan. Jadi tidak akan ada bangku kosong dari jalur SNBP,” ungkap Taufiq Marwa.
Kebijakan pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) untuk melarang peserta SNBP mengikuti ujian lainnya telah diterapkan, mengingat banyak peserta yang tidak memanfaatkan kuota kelulusan tersebut.
“Mereka yang lulus harus mengambilnya. Kebijakan ini diterapkan karena banyak peserta yang lulus namun tidak mengambil kuota kelulusan, sehingga jalur prestasi ditinggalkan dan menyebabkan ada bangku kosong,” jelasnya.
Sementara itu, penerimaan jalur mandiri akan berlangsung setelah pengumuman hasil seleksi SNBP dan SNBT. Unsri akan membuka pendaftaran mandiri secara online melalui Ujian Saringan Masuk Universitas Sriwijaya (USM Unsri).
“Daya tampung Unsri tahun ini tetap sama seperti sebelumnya, sekitar 8.500 kuota keseluruhan, dengan 20% penerimaan hasil seleksi SNBP dari jalur prestasi,” tambahnya.[RG]

