RELUNG- Kekalahan 1-3 dari Persiraja Banda Aceh pada laga pekan ke-11 Pegadaian Championship 2025/2026 tak hanya memutus momentum Sumsel United—tetapi juga memicu evaluasi besar yang digagas langsung oleh pelatih Nilmaizar.
Laskar Juaro yang tampil dengan harapan tinggi justru tumbang di Stadion H Dimurthala, Selasa (18/11) malam. Hasil ini membuat mereka gagal mendekatkan diri ke puncak klasemen dan terpaksa bertahan di posisi tiga Grup 1 Wilayah Barat dengan 17 poin.
Pelatih Nil Maizar tidak menutupi kekecewaannya. Ia menilai kekalahan tersebut bukan sekadar hasil buruk, melainkan cerminan dari rapuhnya konsentrasi pemain.
“Kita banyak kesalahan—dari gol pertama, kedua, sampai ketiga. Setelah kembali ke Palembang, semuanya akan diperbaiki,” tegas Nilmaizar, Rabu (19/11).
Kesalahan koordinasi di lini belakang membuat Sumsel United mudah ditembus. Persiraja memanfaatkan celah tersebut lewat gol Fitra Ridwan menit ke-32 dan dua gol Flynn Gillespie menit ke-53 dan 72. Sementara satu-satunya gol Sumsel United dicetak Juninho Cabral sebelum turun minum.
Meski pertandingan berlangsung terbuka, Sumsel United kembali menghadapi masalah yang sama: sulit menuntaskan peluang. Beberapa serangan yang dibangun gagal berbuah ancaman berarti.
Momentum positif pasca derby Sumatra pun menguap, membuat skuad asuhan Nilmaizar kembali terjebak dalam pola naik-turun performa sepanjang musim.
Nil menegaskan timnya akan menjalani evaluasi menyeluruh sebelum menghadapi PSMS Medan. Pertandingan itu diyakini menjadi ujian mental sekaligus kesempatan untuk bangkit dari kekalahan.
“Kita akan evaluasi sebelum melawan PSMS Medan,” ujarnya.[THQ]

