RELUNG.ID – Pos pemantau gunung api Dempo Pagar Alam terus melaporkan data aktivitas vulkanis yang terjadi kepada Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) pusat.
Hal ini menyusul erupsi yang terjadi beberapa hari terakhir.
Meski demikian, status kebahayaan gunung api Dempo ini masih tetap level II waspada.
Baca Juga: Tips 5 Cara Perempuan Biar Terlihat Cantik di Mata Pria
Kepala Pos Pemantau Gunung Api Dempo, Megian menjelaskan pihaknya kemarin (Senin 21/8) telah memasang CCTV di sekitar kawah untuk memudahkan melakukan pengamatan kawah Dempo secara real time selain alat terekam aktivitas lain yang telah terpasang sebelumnya.
“Alat CCTV yang kami pasang untuk mengamati secara real time kondisi kawah yang tidak terpantau di pos pemantauan sehingga petugas tidak perlu lagi naik ke puncak gunung untuk melakukan pengamatan visual,” katanya, Selasa (22/8)
Selain itu kata Megian data seismik juga terus pihaknya laporkan ke PVMBG pusat untuk dianalisa oleh ahli vulkanologi terkait fenomena-fenomena yang akhir-akhir ini terjadi.
Baca Juga: Inovasi Baru, Memori HBM3E Pelopri DRAM Berkinerja Sangat Tinggi
“Data seismik seperti intensitas tremor di sekitar kawah atau data gempa tektonik yang juga terekam di alat kami rutin kami laporkan ke PVMBG pusat untuk dianalisa yang nantinya akan menentukan status gunung Dempo,”tambahnya.
Ditegaskan Megian intensitas dan amplitudo aktivitas vulkanis gunung api Dempo yang di atas normal telah dua tahun di tetapkan di level waspada merupakan indikator kondisi yang harus diperhatikan sehingga aktivitas manusia di sekitar kawah harus dihentikan.
“Sejak gunung Dempo naik status ke level waspada kami sudah berikan imbauan agar masyarakat tidak beraktifitas radius satu kilometer dari bibir kawah dan dua kilometer sektor utara bukaan kawah,” terangnya
Baca Juga: 5 Zodiak yang Senang Sekali Berpikir Negatif
Megian juga meminta masyarakat untuk melaporkan jika melihat fenomena-fenomena alam lain yang berkaitan pasca erupsi yang terjadi akhir-akhir ini untuk menambah data analisa serta laporan ke PVMBG pusat.
“Jika masyarakat melihat ada gejala dan fenomena alam lain seperti hewan liar mulai menjauhi gunung maka tolong laporkan ke kami untuk menambah data analisa,” pungkasnya.

