RELUNG.ID – Pasca Adidas mengumumkan laba awal yang tumbuh sebesar 19 persen. Kini, produsen sepatu dan pakaian olahraga terbesar di dunia ini bakal melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal.
Belum diketahui pasti jumlah karyawan yang terancam di PHK ini. Namun, dipastikan 500 karyawan di kantor pusat Jerman akan terkena dampaknya.
Dikutip dari CNBC, Juru bicara Adidas mengatakan, PHK dilakukan untuk menyederhanakan operasional perusahaan yang saat ini disebut terlalu rumit. Hal ini tujuannya agar Adidas sukses dalam jangka panjang.
“Kami sekarang mulai melihat bagaimana kami menyelaraskan model operasi kami dengan kenyataan tentang cara kami bekerja,” katanya.
Munurutnya, hal ini dapat berdampak pada struktur organisasi dan jumlah peran yang berbasis di kantor pusat kami di Herzogenaurach.
Perusahaan tersebut akan mulai bekerja sama dengan Dewan Pekerja untuk memastikan kebijakan itu dapat diselesaikan dengan baik untuk para pekerjanya.
“PHK tersebut bukan bagian dari program pemotongan biaya, tetapi upaya untuk menyesuaikan bisnisnya dengan perubahan yang terjadi selama beberapa tahun terakhir,” tutupnya. (AAL)

