Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Saturday, 10 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Usia Sudah Uzur, Gubernur Sumsel Minta Jembatan Tipe CH Diduplikasi untuk Cegah Runtuh Serupa Muara Lawai
Regional

Usia Sudah Uzur, Gubernur Sumsel Minta Jembatan Tipe CH Diduplikasi untuk Cegah Runtuh Serupa Muara Lawai

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda04/07/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Kondisi evakuasi truk batu bara yang terjebak di Jembatan Muara Lawai yang ambruk. (Noviansyah/Relung)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
RELUNG.ID – Menyusul insiden ambruknya Jembatan Muara Lawai di Kabupaten Lahat, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengajukan permintaan resmi kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) agar segera melakukan duplikasi terhadap jembatan-jembatan tua bertipe Calender Hamilton (CH) yang masih tersebar di wilayah Sumsel.
Permintaan itu disampaikan melalui surat resmi yang ditujukan langsung kepada Menteri PUPR, sebagai langkah cepat menindaklanjuti kerentanan infrastruktur serupa di sejumlah daerah.
“Pak Gubernur merespons cepat insiden di Muara Lawai dengan mengirim surat ke Menteri PUPR. Isinya meminta percepatan duplikasi terhadap sekitar 13 jembatan tipe CH yang tersebar di Sumsel,” ujar Kepala Dinas PU Bina Marga dan Tata Ruang Sumsel, M Affandi, Rabu (2/7/2025).
Menurut Affandi, jembatan tipe CH yang dibangun pada era 1970-an ini sudah memasuki usia uzur, yakni lebih dari 40 tahun. Hal tersebut menjadikan strukturnya rentan terhadap beban berat dan cuaca ekstrem. Sementara itu, di Pulau Jawa, sebanyak 36 jembatan bertipe serupa sudah lebih dulu diduplikasi dengan pendanaan dari APBN.
“Di Sumsel, jembatan tipe ini umumnya berada di jalur vital antarkabupaten/kota, seperti di kawasan Simpang Belimbing, Muara Enim, Lahat, dan lainnya. Jalan-jalan itu termasuk bagian dari jaringan nasional yang dikelola Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN),” jelasnya.
Terkait Jembatan Muara Lawai yang ambruk baru-baru ini, Pemprov Sumsel bersama BBPJN dan Komisi IV DPRD telah menggelar rapat koordinasi. Hasilnya, jembatan akan dibangun ulang dengan desain baru. Namun, pembangunan jembatan darurat terkendala karena bentang jembatan yang tersedia tidak mencukupi.
“Kita sudah siapkan jembatan bailey sesuai arahan gubernur, tapi panjangnya hanya 30 meter. Sementara bentang jembatan Muara Lawai 55 meter, jadi tidak memungkinkan,” kata Affandi.
Proses evakuasi dump truk yang jatuh akibat insiden tersebut juga telah selesai pada Senin malam. Pihaknya tidak menutup kemungkinan pembangunan ulang jembatan bisa dikerjakan oleh pihak swasta, terutama jika hasil penyidikan menunjukkan kelalaian pihak pengangkut barang.
“Kalau nanti terbukti terjadi kelalaian dari pengusaha, seperti kasus jembatan di Lalan yang dibangun asosiasi, tidak menutup kemungkinan pembangunan bisa dilimpahkan ke mereka. Truk yang jatuh itu diduga ODOL (Over Dimension Over Loading) dengan muatan 30-40 ton, bahkan sempat berhenti di bentang tengah. Total beratnya bisa sampai 160 ton,” ungkap Affandi.[THQ]
Gubernur Sumsel Jembatan Sumsel
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleBersinar di Ajang Nasional, Alya Rubiya Yuki Harumkan Nama Sumsel Lewat Anggar
Next Article Titik Panas Melejit, Sumsel Siaga Hadapi Puncak Kemarau Juli–Agustus 2025
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20264 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,865 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,739 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,712 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?