RELUNG.ID — Sebuah video dugaan perundungan siswa SMP viral di media sosial (Medsos) telah menciptakan gelombang kecaman di kalangan netizen.
Video berdurasi 2 menit 50 detik tersebut diposting oleh salah satu akun medsos Instagram Palembang.
Dalam video tersebut, korban yang sedang duduk di bangku kelas dijambak oleh teman satu sekolahnya. Kejadian itu menjadi sempat membuat gaduh sesi kelas.
Bahkan, terlihat siswa lain datang dari belakang dan memukul korbannya, sementara beberapa siswa lain yang mengerumuni korban ikut melakukan serangan fisik seperti menendang serta memukul.
Reaksi netizen pun langsung bermunculan, banyak dari mereka yang mengutuk kejadian tersebut dan mendesak agar tindakan diambil segera.
Namun, Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang Ansori melalui Kabid SMP Lukman Hakim memastikan bahwa peristiwa tersebut tidak terjadi di Palembang.
“Kami sudah melihat video dan mengkroscek SMP mana yang di Palembang adanya peristiwa tersebut,” ujar Lukman Hakim, Senin (4/3/2024).
Setelah penyelidikan lebih lanjut, terungkap bahwa peristiwa penganiayaan dan pemukulan tersebut sebenarnya terjadi di SMPN 13 Balikpapan, bukan di Palembang, Sumatra Selatan. [RG]

